|
PERANGKAT DAERAH
|
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
|
PROGRAM
|
Program Penguatan Ideologi Pancasila Dan Karakter Kebangsaan |
|
KEGIATAN
|
Perumusan Kebijakan Teknis dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan |
|
SUB KEGIATAN
|
Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan,Bela Negara,Karakter Bangsa, Pembauran kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan. |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Adanya Peningkatan partisipasi atau kehadiran peserta Perempuan dan Pada Kegiatan Wawasan Kebangsaan |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Orang yang Mengikuti Koordinasi di Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, Karakter Bangsa, Pembauran Kebangsaan, Bineka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan,Indikator Kegiatan: Jumlah Lembaga RW di Kota Surabaya yang Mendapatkan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan,
Outcome Program: Persentase partisipan yang karakter kebangsaannya dapat ditingkatkan,Impact: Tingkat partisipasi peserta kegiatan sosialisasi yang responsif Gender Guna dalam kegiatan penikngkatan wawasan Kebangsaan dan rasa cinta tanah air di Kota Surabaya, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Walikota Surabaya No 93 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pelaksanaan Koordinasi di Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan,Bela Negara,Karakter Bangsa, Pembauran kebangsaan, Bhineka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan., Jumlah Penduduk Kota Surabaya Tahun 2025
L: 1.489.658
P: 1.519.102, Jumlah peserta Kegiatan Wawasan Kebangsaan Tahun 2025 berdasarkan jenis Kelamin adalah :
L: 143
P: 148, Jumlah Siswa siawi yang mengikuti Kegiatan Paskipraka
Tahun 2025 berdasarkan jenis Kelamin adalah :
L: 50
P:50, Pejabat Pengampu Kegiatan
Eselon II
P: 1
L: 0
Eselon III
L: 2
P: 1
Langkah 3: Persamaan peluang mendapatkan informasi tetapi masih asa pemahaman bahwa laki laki lebih didahulukan dibanding perempuan, Peserta yang menghadiri kegiatan
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan masih lebih banyak laki laki dibanding perempuan, Pejabat pengambil keputusan adalah Pejabat Pengampu Sub Kegiatan ini yakni Ketua Timkerja Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelijen, Presentase kehadiran dan wawasan pengetahuan dalam kegiatan Sosialisasi HAM belum seimbang antara laki laki dan perempuan
Langkah 4: 1. Belum adanya Evaluasi Pengarusutamaan Gender di internal PD pada setiap kegiatan
2. Belum optimalnya Pelaksanaan kegiatan Responsif Gender
Langkah 5: Budaya patriaki/ stigma di masyarakat yang cenderung lebih percaya terhadap laki laki dalam pelaksanaan kegiatan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan Wawasan Kebangsaan
2. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan terkait Wawasan Kebangsaan dan Rasa Cinta Tanah Air
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Menyelenggarakan Kegiatan Wawasan Kebangsaan dengan mengusulkan keterlibatan/keikutsertaan perempuan.
- Metode Pelaksanaan :
- Kegiatan Wawasan Kebangsaan dilaksanaka dengan sasaran pada tahun 2026 sebanyak 293 Orang dengan 8 kali kegiatan. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, seminar ataupun dialog bersama sesuai dengan tema atau topik yang telah ditentukan.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 4.850868290
|