|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Gunung Anyar |
|
PROGRAM
|
(Dalam RPJMD RKPD Tahun 2025) |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Rungkut Menanggal |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Rungkut Menanggal |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
- Sosialisasi dilaksanakan 4 bulan sekali
- Terlaksananya pemeliharaan sesuai kondisi saluran yang rusak
- Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah sarana dan prasarana saluran air yang terbangun sebanyak 11 lokasi,Indikator Kegiatan: 1. Presentase kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi
2. Persentase inovasi usaha yang di fasilitasi,
Outcome Program: 1. Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya
2. Jumlah yang melakukan musbangkel berdasarkan konsep inovasi,Impact: 1. Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya
2. Jumlah yang melakukan musbangkel berdasarkan konsep inovasi, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Penyusunan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan gender untuk mencapai pembangunan di Kota Surabaya yang adil baik bagi laki-laki maupun perempuan.
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Rungkut Menanggal Tahun 2025
L: 6.484 orang
P: 6.749 orang
Wilayah Kelurahan Rungkut Menanggal banyak permukiman dengan jumlah padat penduduk di perlukan saluran agar menghindari genangan serta akses jalan yang membantu mobilitas warga., Jumlah KK di Kelurahan Rungkut Menanggal Tahun 2025 :
4.359 KK, Ketersediaan Balai RW 2025 : Ada 4 Balai RW
Kondisi Balai RW Th 2025 :
Baik : 4 Balai RW, Jumlah Ketua RW Th 2025 :
L : 4 orang
P : 0 orang, Jumlah Ketua RT 2025
L : 30 orang
P : 3 orang
Langkah 3: Warga memiliki akses pembangunan air kotor ke sealuran sekunder, Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor, Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder, Apabila saluran air berfungsi optimal maka dapat mencegah banjir dan penyakit akibat banjir
Langkah 4: - Belum adanya jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air secara gotong royong /swadaya masyarakat dan pemerintah kota surabaya
- Sesuai dengan Analisis Beban Kerja (ABK) terdapat kekurangan SDM
- Monitoring saluran air belum optimah
Langkah 5: - Adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan dari dalam maupun dari luar wilayah Kelurahan Rungkut Menanggal
- Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kesehatan sanitasi
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Sarana prasarana berupa pembuangan air kotor dan rumah tangga ke saluran sekunder |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun berupa Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Pemeliharaan Saluran Pembuangan Air Kotor yang sudah ada dan penambahan untuk optimalisasi
2. Pembangunan Saluran Pembuangan Air Kotor
3. Sosialisasi terkait permasalahan saluran pembuangan air kotor kepada warga
- Metode Pelaksanaan :
- - Musyawarah Pembangunan Masyarakat Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gunung Anyar.
- Perencanaan Anggaran Pembangunan yang disesuaikan dengan e-Budgeting yang dialokasikan di Dana Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gunung Anyar.
- Penganggaran anggaran kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi riil di Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gunung Anyar.
- Melakukan kontrak kinerja dengan penyedia / pokmas menyesuaikan dengan kondisi riil di Kelurahan Rungkut Menanggal Kecamatan Gunung Anyar.
- Evaluasi anggaran kegiatan yang sudah terealisasi (e-monev)
- Evaluasi kegiatan yang sudah di kerjakan oleh penyedia / pokmas (indicator kinerja organisasi)
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 2711538669
|