|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Rungkut |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan Kelurahan Penjaringansari |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Penjaringansari |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1. Program Padat Karya di Kelurahan Penjaringansari, dalam hal ini warga memiliki kendala kurang tekun karena mereka sebagai tulang punggung keluarga
2. Meningkatnya pelayanan kesehatan masyarakat |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Nilai Kepuasan Masyarakat Kelurahan dalam rangkat kegiatan pemberdayaan masyarakat akan meningkat,Indikator Kegiatan: Tingkat kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum,
Outcome Program: 1. Diharapkan dengan pelatihan -pelatihan di Kelurahan Penjaringansari akan terbentuk UMKM-UMKM dan disinergikan dengan program urban farming lain yang relevan
2. Terlaksananya pelatihan olahan makanan dan packaging sebanyak 2 kali dalam 1 tahun
3. Terlaksananya pemasangan CCTV bagi warga masyarakat,Impact: Presentase UMKM yang menindaklanjuti konsep inovasi padat karya dan pemberdayaan serta pendampingan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya No. 43 Tahun 2020 tentang Pengarusutamaan Gender Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Penjaringansari = 19.469 terdiri dari : Laki-laki = 9.468 orang Perempuan : 10.001 orang, Jumlah KK di Kel.Penjaringansari tahun 2026 = 6.417 terdiri dari : Laki-laki =4962KK dan Perempuan =1391, Jumlah Balai RW di Kel.Penjaringansari tahun 2026 = 7 Balai RW Terdiri dari 12 RW terdiri dari RW Laki-laki : 11 orang RW Perempuan : 1 orang, Jumlah Keluarga Miskin di Kel. Penjaringansari tahun 2026 =16 KK terdiri dari 30 jiwa, Jumlah KSH Kel.Penjaringansari = 158
Langkah 3: Kelurahan memiliki akses memberikan pemenuhan fasilitas balai RW dan fasilitasi pemberdayaan ekonomi masyarakat, Tingginya antusiasme untuk menggunakan balai RW sebagai tempat kegiatan serta pertumbuhan perekonomian warga, Pemenuhan kebutuhan balai RW bergantung pada ketersediaan anggaran Kelurahan serta kerjasama antar penyedia yang diatur kelurahan, Pemenuhan sarana dan prasarana kegiatan masyarakat di balai RW yang mendorong peningkatan perekonomian warga
Langkah 4: - Kurangnya sarana dan prasarana gedung balai RW
- Karena terbatasnya dana di masing2 RW
- Kondisi di balai belum memadai
- Kondisi perekonomian warga yang terbatas
Langkah 5: • Pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RT
• Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal.
• Keinginan warga untuk peningkatan perekonomian
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Warga di wilayah KelurahanPenjaringansari Kecamatan Rungkut |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana Balai RW untuk Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan serta peningkatan pendapatan warga
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
- Pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ditempatkan di Balai RW
- Terbatasnya kemampuan RT dan RW dalam hal Teknologi Informasi, menyebabkan pelayanan kurang optimal.
- Penyediaan program padat karya bagi keluarga tidak mampu
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1417335598
|