|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Wonocolo |
|
PROGRAM
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Margorejo |
|
KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Margorejo |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Margorejo |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Terpenuhinya penanganan Genangan dan Pembangunan Paving dan Saluran Kelurahan Margorejo |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun 8 Unit,Indikator Kegiatan: Jumlah Kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya 1 Kelurahan,
Outcome Program: Persentase kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi 87.5%,Impact: Tingkat kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum 92.30%, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
1. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 050-3708 Tahun 2020 Tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah 2. Peraturan Walikota Nomor 28 Tahun 2023 perubahan kedua atas peraturan Walikota Surabaya nomor 68 tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan 3. Peraturan Walikota No 94 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Margorejo Total 10.628 L : 5.241, P : 5.387, Tokoh Pelaksana: LPMK : 1, RT : 36, L : 33 P : 4 RW : 8, L : 7 P : 1, Modin : 16, L : 8 P: 8 PKK : 26, L : 2 P : 24, Babinsa / Bhabinkamtibmas : 3 L : 3 P : 0
Langkah 3: Adanya kesamaan akses pemenuhan kebutuhan mempergunakan sarana prasarana dalam menunjang kinerja Organisasi, Semua masyarakat baik laki – laki dan perempuan mendapatkan proporsi yang sama, Pejabat pengambil keputusan dalam sub kegiatan ini lebih banyak laki – laki., Penerima manfaat terkait Pembangunan fisik pencegahan banjir (gorong- gorong, box culvert, drainase, pengerukan saluran) adalah laki-laki dan perempuan
Langkah 4: 1. Belum banyak perempuan yang terlibat dalam musbangkel 2. Keterbatasan salah satu Perempuan hanya mendukung tugas administrasi 3. SDM yang berwawasan gender cukup terbatas
Langkah 5: 1. Adanya presepsi di Masyarakat bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan rumah tangga 2. Adanya anggapan yang berkembang bahwa Pembangunan sarana prasarana adalah sepenuhnya tanggung jawab laki - laki
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat di Kelurahan Margorejo |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Terpenuhinya sarana dan prasarana MAsyarakat di Kelurahan Margorejo yang Responsive Gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Meningkatkan peran perempuan dan laki – laki dalam penanganan Pembangunan Sarana Prasarana 2. Sosialisasi Pencegahan banjir dengan mengundang laki – laki dan perempuan 3. Pengerukan Saluran (Kerja Bakti) 4. Koordinasi dengan OPD terkait
- Metode Pelaksanaan :
- 1. Meningkatkan peran perempuan dan laki – laki dalam penanganan Pembangunan Sarana Prasarana 2. Sosialisasi Pencegahan banjir dengan mengundang laki – laki dan perempuan 3. Pengerukan Saluran (Kerja Bakti) 4. Koordinasi dengan OPD terkait
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1056612755
|