|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah bangunan gedung untuk kepentingan strategis daerah Kabupaten/Kota yang dibangun/ direhablitasi/ direnovasi/ diubahsuaikan sebanyak 140 bangunan gedung,Indikator Kegiatan: Jumlah bangunan gedung daerah yang dibangun/ direhabilitasi dan dilakukan pemeliharaan sebanyak 240 bangunan,
Outcome Program: Persentase jumlah bangunan gedung yang berfungsi baik adalah 91,39 %,Impact: Tujuan Pelaksanaan Sub Kegiatan ini adalah Terwujudnya fasilitas dan prasarana pemerintah daerah yang memenuhi demi tercapainya kenyamanan pengguna gedung dalam melakukan pelayanan masyarakat, interaksi antar instansi dan keamanan penyimpanan dokumen, serta terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan gedung pemerintah yang aman, bermutu serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Nasional
b. Kesepakatan Bersama antara Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan Menteri Kesehatan tentang Pelaksanaan PUG di Bidang Kesehatan No 07/MEN.PP dan PA/5/2010 dan No 593/MENKES/SKB/ V/2010
c. Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Pegarustamaan Gender
d. Perwali No. 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda No. 4 Tahun 2019 tentang Pegarustamaan Gender
e. Perwali No. 58 Tahun 2010 tentang Standarisasi Sarana dan Prasarana Kerja Pemerintah Daerah
f. Perwali No. 73 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja DPRKPP Kota Surabaya
g. Kepwali No. 188.45/271/436.1.2/2021 tentang Nomenklatur dan Tugas Sub Koordinator pada DPRKPP Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Sub Kegiatan Pengubahsuaian Bangunan Gedung untuk Kepentingan Strategis Daerah Kabupaten/Kota dilaksanakan berdasarkan usulan dan kebutuhan yang melingkupi kegiatan pembangunan, rehabilitasi, serta pengadaan guna mendukung kelancaran proses pekerjaan, kelancaran hubungan kerja internal dan eksternal antar pejabat/pegawai, memudahkan komunikasi, kelancaran tugas pengawasan dan pengamanan, dan memudahkan pengamanan arsip dan dokumentasi, Pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah memerlukan tempat yang nyaman dan layak untuk karyawan pemerintah daerah guna kelancaran, Kebutuhan pegawai dan masyarakat umum akan fasilitas pemerintah daerah meningkat setiap tahunnya maka untuk memenuhi kebutuhan pemerintah daerah diperlukan pembangunan dan rehabilitasi berkelanjutan. Tingkat keamanan bangunan juga menjadi perhatian khusus untuk mempertimbangkan gedung pemerintah daerah dalam fungsi gedung di bidang masing-masing, Penetapan jumlah target 100 bangunan gedung meliputi pekerjaan pembangunan baru maupun rehabilitasi ringan pada bangunan sektor pemerintahan (balai rw, gsg, kantor opd, kantor kecamatan dan kelurahan), sektor ekonomi (SWK, pasar, RPK), sektor olahraga (lapangan), sektor RTH (taman), sektor soskemas (liponsos, griya werdha, krematorium), sektor pariwisata (thp kenjeran, adventureland, kawasan SBEC), dan sektor mitigasi bencana (pos pmk, gedung pmk), Tujuan Pelaksanaan Sub Kegiatan ini adalah Terwujudnya fasilitas dan prasarana pemerintah daerah yang memenuhi demi tercapainya kenyamanan pengguna gedung dalam melakukan pelayanan masyarakat, interaksi antar instansi dan keamanan penyimpanan dokumen, serta terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan gedung pemerintah yang aman, bermutu serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat
Langkah 3: Adanya kesamaan akses bagi laki-laki atau perempuan untuk melakukan kegiatan Pembangunan Gedung (pada pengampu, pengusul dan penyedia), Pelaksanaan kegiatan Pembangunan Gedung diikuti laki-laki dan perempuan dengan proporsi yang cukup seimbang, pada tahap pengusulan dan administrasi proyek. Namun pada tahap survey bersama, pelaksanaan pekerjaan fisik lapangan dan pengawasan, personil mayoritas adalah laki-laki, Kebijakan terkait pelaksanaan Pembangunan Gedung dilakukakan oleh DPRKPP sebagai pengampu kegiatan, Warga Kota Surabaya baik laki-laki atau perempuan dapat berpartisipasi aktif pada kegiatan Pembangunan Gedung, sehingga perbaikan fasilitas dapat membawa pengaruh yang baik bagi warga Kota Surabaya
Langkah 4: Personil lapangan eksisting yang melakukan survey dan pelaksanaan pekerjaan fisik lapangan merupakan laki-laki
Langkah 5: Keterlibatan dalam pekerjaan konstruksi lapangan mayoritas dilakukan oleh laki-laki
|