|
PERANGKAT DAERAH
|
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan |
|
KEGIATAN
|
Perumusan Kebijakan Teknis dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan |
|
SUB KEGIATAN
|
Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing di Daerah |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Adanya Peningkatan partisipasi atau kehadiran peserta Perempuan dan Pada Kegiatan Dialog Interaktif Ormas |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah laporan hasil Monitoring, evaluasi, dan pelaporan di Bidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing Daerah,Indikator Kegiatan: Jumlah organisasi kemasyarakatan yang diawasi dan/atau diberdayakan,
Outcome Program: Persentase Organisasi Kemasyarakatan yang diawasi/ diberdayakan,Impact: Tingkat partisipasi Ormas yang responsif Gender dalam menumbuhkan rasa persatuan dan Kesatuan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
1. Peraturan Walikota Surabaya No 93 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya
2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan
3. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Undang Undang No 17 Tahun 2013
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing di Daerah, Jumlah Penduduk Kota Surabaya Tahun 2025
L: 1.489.658
P: 1.519.102, Jumlah peserta Kegiatan Dialog Interaktif Ormas Tahun 2025 adalah :
L: 30
P: 9, Jumlah Ormas Kota Surabaya Tahun 2025 : 290 Ormas, Pejabat Pengampu Kegiatan
Eselon II
P: 1
L: 0
Eselon III
L: 2
P: 1
Langkah 3: Peserta sosialisasi pemahaman rumah ibadah Tahun 2024 diikuti oleh Organisasi Masyarakat, Lembaga, Yayasan di Kota Surabaya, Peserta yang menghadiri kegiatan Dialog interaktif adalah perwakilan dari masing masing yayasan, lembaga atau ormas yang ditunjuk/ mewakili, Pejabat pengambil keputusan adalah Pejabat Pengampu Sub Kegiatan ini yakni Ketua Timkerja Fasilitasi Politik dan Organisasi Kemasyarakatan, Presentase kehadiran Dialog interaktif masih didominasi oleh peserta laki laki
Langkah 4: Belum adanya pola untuk menghadirkan/keikutsertaan perempuan pada kegiatan Dialog Interaktif Organisasi Kemasyarakatan
Langkah 5: 1. Bahwa keikutsertaan peserta pada kegiatan dialog interaktif ormas adalah berdasarkan perwakilan yang ditunjuk oleh masing masing ormas, lembaga atau yayasan
2. Bahwa Kepengurusan Organisasi Masyarakat masih didominasi kaum laki laki dibanding Perempuan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Ormas atau Lembaga Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan dialog interaktif Organisasi Masyarakat yang responsif gender di Kota Surabaya
2. Terlaksananya pengawasan Organisasi Masayarakat dan organisasi Masyarakat asing di Kota Surabaya
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Menyelenggarakan Kegiatan dialog interaktif, sosialisasi, seminar yang diikuti oleh Ormas atau lembaga yang tercatat di Kota Surabaya
2. Membuat Pola Undangan untuk meningkatkan Keikutsertaan peserta perempuan
- Metode Pelaksanaan :
- Kegiatan Dialog Interaktif dilaksanaka dengan sasaran pada tahun 2026 sebanyak 60 Peserta dengan 2 kali kegiatan setiap tahunya yang rencana akan dilaksanakan pada bulan April dan Juni 2026. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, seminar ataupun dialog bersama sesuai dengan tema atau topik yang telah ditentukan.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 387.373500
|