|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga |
|
PROGRAM
|
Program Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA |
|
KEGIATAN
|
Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan Bangunan Pengaman Pantai pada Wilayah Sungai (WS) dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Operasi dan Pemeliharaan Stasiun Pompa Banjir |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Terwujudnya pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Stasiun Pompa Banjir dapat menjaga kinerja nya tetap optimal sehingga dapat mengurangi dampak genangan bagi masyarakat Surabaya |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah unit Pompa dan kelengkapan yang dipelihara sebanyak 319 unit,Indikator Kegiatan: Jumlah Rumah Pompa dan kelengkapannya yang dipelihara 76 lokasi,
Outcome Program: Persentase Rumah Pompa yang berfungsi sebesar 100%,Impact: Persentase sarana dan prasarana drainase berfungsi dengan baik dan siap operasional sebesar 88%, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional
b. Peraturan Daerah Kota Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
c. Peraturan Walikota Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
d. Peraturan Walikota Nomor 62 Tahun 2025 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya
e. Peraturan Walikota Nomor 80 Tahun 2024 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Air Limbah Domestik pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pemeliharaan dan Perbaikan Stasiun Pompa Banjir agar dapat beroperasi optimal dalam upaya meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap banjir dan genangan, Menurunnya luasan area dan masyarakat yang terdampak genangan di Kota Surabaya, dengan rincian sebagai berikut :
Jumlah Penduduk Laki – laki = 1.489.658
Jumlah Penduduk Perempuan = 1.519.102, -, -, -
Langkah 3: Mempunyai kesepatan yang sama untuk berperan dalam Kegiatan Operasi dan Pemeliharan Stasiun Pompa Banjir, Mayoritas laki laki yang berperan dalam Kegiatan Operasi dan Pemeliharan Stasiun Pompa Banjir, Keputusan atau kebijakan terkait Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Stasiun Pompa Banjir dilakukan oeh Pemerintah Kota Surabaya dalam hal ini Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga sebagai pengampu kegiatan, Semakin banyak jumlah Stasiun Pompa Banjir yang kinerjanya optimal maka semakin mempercepat Penurunan Genangan di Kota Surabaya
Langkah 4: Pelaksanaan Pekerjaan Operasional dan Pemeliharaan Stasiun Pompa Banjir pelaksananya mayoritas Laki – laki, sehingga Kurang Responsive Gender
Langkah 5: 1. Kondisi lingkungan Stasiun Pompa Banjir yang mayoritas outdoor
2. Lokasi antara Stasiun Pompa Banjir yang saling berjauhan
3. Sering terjadinya perubahan iklim yang mengakibatkan cuaca ekstrem
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Menurunnya luasan area terdampak genangan di Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Mewujudkan tersedianya Operasi dan Pemeliharaan Stasiun Pompa Banjir yang responsif gender dan terintegrasi dalam rangka megurangi terjadinya genangan di Kota Surabaya
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rumah pommpa dan kelengkapannya secara rutin agar kondisi selalu prima dan siap digunakan ketika dibutuhkan agar dapat mengatasi genangan dengan cepat
- Metode Pelaksanaan :
- Pemeliharaan dan Biaya Operasional Pompa dan Mechanical screen
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 70405488414
|