|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA |
|
KEGIATAN
|
Pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten/Kota |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Persentase peserta perempuan yang mengikuti kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan pengelolaan kawasan strategis pariwisata. |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Orang Pengelola Pariwisata Strategis Kabupaten/Kota yang Dikembangkan,Indikator Kegiatan: Persentase stakeholder bidang pariwisata yang memahami materi kegiatan pengembangan SDM Pariwisata,
Outcome Program: Persentase Pertumbuhan Kunjungan Wisatawan ke destinasi Pariwisata Kota Surabaya,Impact: Terwujudnya pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata Kota Surabaya yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan gender.
Meningkatnya akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat yang setara bagi laki-laki dan perempuan dalam sektor pariwisata.
Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang inklusif dan ramah bagi semua kelompok., |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Perwali 85 tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: -Jumlah anggota Kelompok Sadar Wisata di Kota Surabaya: 26 Pokdarwis L : 405 Orang P : 169 Orang
- Jumlah Duta Wisata yang ada di Kota Surabaya :
L : 15 Orang
P : 15 Orang, -, -, -, -
Langkah 3: Baik laki-laki maupun perempuan mendapat akses informasi secara seimbang melalui media sosial pada sub-kegiatan ini, -Jumlah anggota Kelompok Sadar Wisata di Kota Surabaya: 26 Pokdarwis L : 405 Orang P : 169 Orang
- Jumlah Duta Wisata yang ada di Kota Surabaya :
L : 15 Orang
P : 15 Orang, Pengontrol Subkegiatan ini adalah kepala bidang (perempuan), - Kelompok sadar pariwisata dan duta wisata memiliki pengetahuan kepariwisataan di Kota Surabaya
- Meningkatkan Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata
Langkah 4: SDM yang berwawasan gender cukup terbatas/ tidak ada target kuota peserta berdasarkan gender
Langkah 5: - Adanya anggapan bahwa menjadi Duta Wisata dan mengikuti kelompok sadar wisata tidak ada manfaatnya secara ekonomi dan sosial.
- Persepsi sektor parwisata dibidang manajerial/ teknis lebih cocok untuk laki-laki
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis), Duta Wisata Kota Surabaya dan Masyarakat |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
- Meningkatkan pelatihan dasar kelompok sadar wisata dan duta wisata pada bidang pariwisata yang responsif gender
- Memastikan Standar Operasional Prosedur (SOP) kegiatan pada bidang pariwisata yang responsive gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1.Pelatihan kelompok sadar wisata dan duta wisata
2.Fasilitasi kelompok sadar wisata dan duta wisata
- Metode Pelaksanaan :
- Bidang Pengampu : Bidang Pariwisata
Sumber Daya : APBD, Narasumber, Pelaku Ekonomi Kreatif, Sumber Daya Manusia (SDM) Tim Kerja SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Ruang Lingkup Sub Kegiatan : Pengembangan Kapasitas SDM Pariwisata antara lain : Organisasi / masyarakat umum Kota Surabaya (Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Duta Wisata Kota Surabaya dan Masyarakat); Pelaku Industri Pariwisata.
Aktivitas : Melakukan sosialisasi, Workshop dan pembekalan dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang kepariwisataan
Jadwal : Januari - Desember 2026
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 267106302
|