|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian |
|
PROGRAM
|
Penanganan Kerawanan Pangan |
|
KEGIATAN
|
Penanganan Kerawanan Pangan Kewenangan Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi Kabupaten/Kota |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
(1) Tersusunnya Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan,
(2) Tersusunnya Laporan Neraca Bahan Makanan,
(3) Tersusunnya Laporan Pola Pangan Harapan,
(4) Tersusunnya Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah koordinasi dan sinkronisasi penanganan kerawanan pangan dan gizi kabupaten/kota,Indikator Kegiatan: Jenis Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi Kabupaten/Kota (4 jenis),
Outcome Program: Persentase Daerah Rentan Rawan Pangan,Impact: Meningkatnya Kecukupan Pangan Pokok dan Keamanan Pangan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Walikota Surabaya Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Rencana Aksi Daerah Pangan Dan Gizi Kota Surabaya Tahun 2023-2024
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya.
Laporan yang disusun dalam rangka Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi Kabupaten/Kota, terdiri dari:, Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan, Laporan Neraca Bahan Makanan, Laporan Pola Pangan Harapan, Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)
Langkah 3: Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan ditugaskan berdasarkan surat permohonan referensi petugas survei dan surat tugas dari PD Pasar Surya Kota Surabaya, Proporsi yang Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya, laki-laki sebanyak 23 orang (88,46%), dan perempuan sebanyak 3 orang (11,54%), Kegiatan Penanganan Kerawanan Pangan Kewenangan Kabupaten/Kota tidak terlepas dari arahan dan monitoring pimpinan guna meningkatkan efektivitas kegiatan, (1) Melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan untuk memantau pasokan dan harga bahan pangan di pasar tradisional
(2) Mengetahui kondisi ketersediaan pangan, melalui penyusunan Laporan Neraca Bahan Makanan
(3) Mengetahui keragaman konsumsi pangan masyarakat di kota Surabaya, melalui penyusunan Laporan Pola Pangan Harapan
(4) Mengetahui kondisi ketahanan dan kerentanan pangan di Kota Surabaya melalui penyusunan Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), juga sebagai alat pengambilan keputusan dalam intervensi untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan
Langkah 4: 1. Isu gender belum menjadi dasar untuk menentukan pemilihan Pejabat Pengampu Pelaksana Koordinasi dan Sinkronisasi Penanganan Kerawanan Pangan dan Gizi Kabupaten/Kota
2. Kurangnya komitmen petugas survei ketersediaan dan harga komoditas pangan dalam mengumpulkan data tepat waktu sesuai kesepakatan
Langkah 5: 1. Bahwa terdapat asumsi masyarakat untuk kegiatan Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya lazimnya pesertanya adalah laki-laki
2. Kurangnya kesadaran responden (pedagang pasar) agar memberikan data yang valid kepada petugas survei
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
a. Perangkat Daerah / Instansi terkait (Perum BULOG Kantor Cabang Surabaya, Badan Pusat Statistik Kota Surabaya dan lain-lain)
b. PD. Pasar Surya Surabaya
c. Pelaku usaha/pedagang/distributor
d. Masyarakat |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan peran DKPP sebagai PD yang melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan di Kota Surabaya
Penyusunan Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Penyusunan Laporan Monitoring Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya
2. Penyusunan Laporan Neraca Bahan Makanan,
3. Penyusunan Laporan Pola Pangan Harapan,
4. Penyusunan Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)
- Metode Pelaksanaan :
- Kegiatan Monitoring Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya dilakukan melalui survey di 20 pasar tradisional dan distributor, pengumpulan data/survei dilaksanakan dengan bantuan 26 orang petugas survei yang terdiri dari 23 petugas laki-laki dan 3 petugas perempuan.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 541174222
|