|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Dukuh Pakis |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Masyarakat DesaDan Kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Gunungsari |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
• Melibatkan semua pejabat struktural, staf, perangkat wilayah
• Melaksanakan rapat sosialisasi, koordinasi dalam penyusunan dan pelaporan kegiatan
• Merealisasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Meningkatnya kesejahteraan masyarakat pada tahun 2026,Indikator Kegiatan: Laporan kegiatan pemberdayaan masyarakat pada tahun 2026 dibuat satu kali dalam satu tahun,
Outcome Program: 1. Terlaksananya penyusunan perencanaan belanja barang dan biaya operasional lembaga masyarakat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat
2. Terlaksananya kegiatan belanja barang dan belanja biaya operasional lembaga masyarakat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat,Impact: - Meningkatnya partisipasi masyarakat
- Meningkatnya kontribusi masyarakat, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
o Perda Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarusutamaan Gender
o Perwali Nomor 43 tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Lembaga kemasyarakatan di wilayah kelurahan Gunungsari teridiri dari 7 RW dan 39 RT dengan rincian Ketua RW yang berjenis Kelamin Laki laki sebanyak 7 orang dan Perempuan sebanyak 0, sedangkan Ketua RT Laki laki sebanyak 33 dan Perempuan sebanyak 6 orang, Jumlah Kepala Keluarga Laki laki sebanyak 3.532 dan Perempuan sebanyak 1.108, sedangkan untuk jumlah penduduk Laki –laki sebanyak 6.829 dan Perempuan sebanyak 6.929, Rencana kegiatan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat berupa belanja biaya operasional Ketua RT, Ketua RW, Ketua LPMK dan belanja operasional balai RT dan balai RW, Rencana kegiatan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat berupa belanja Paranet, LCD dan CCTV, Sosialisasi kepada Ketua LPMK, Ketua RW dan Ketua RT telah dilaksanakan pada Bulan Desember 2025 dengan peserta 55 orang dengan rincian Laki laki sebanyak 46 dan Perempuan sebanyak 9 orang
Langkah 3: Akses pemanfaatan belanja barang dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteran peranan laki laki lebih dominan daripada perempuan dan belanja biaya oerasional lembaga masyarakat untuk kegiatan sosial masyarakat cenderung masih didominasi oleh laki laki daripada perempuan, Partispasi masyarakat yang terlibat dalam komunikasi dan koordinasi masih di dominasi oleh laki laki daripada perempuan, Kontrol pelaksanaan belanja barang dan belanja biaya operasional lembaga masyarakat dalam kegiatan sosial tersebut dapat dilakukan oleh masyarakat dan pejabat baik laki laki maupun perempuan, Manfaat kegiatan belanja barang dan belanja biaya operasional lembaga masyarakat untuk kegiatan sosial kemasyarakatan tersebut dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat baik itu laki laki maupun perempuan dalam kehidupan sehari hari
Langkah 4: Proses dalam penyusunan perencanaan belanja barang dan belanja biaya operasionan lembaga masyarakat untuk kegiatan sosial kemasyarakatan peranan laki laki dan perempuan sudah hampir setara gender dengan rincian sebagai berikut :
• Pejabat struktural L = 2 P = 3
• Pembantu Bendahara L = 0 P = 1 • Pengadministrasi Keuangan L = 2 P = 1
Langkah 5: Masyarakat secara umum menilai bahwa dalam proses perencanaan sampai dengan selesainya pelaksanaan belanja barang dan belanja biaya lembaga masyarakat untuk operasional dalam kegiatan sosial kemasyarakatan cenderung laki laki lebih banyak berperan dari pada perempuan meskipun manfaatnya dapat di rasakan oleh laki laki maupun perempuan dengan rincian sebagai berikut:
• Tokoh Masyarakat L = 41 P = 6
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Peningkatan kesejahteraan warga Kelurahan Gunungsari dalam pemberdayaan masyarakat |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
• Melibatkan semua pejabat struktural dan staf keuangan dalam menyusun perencanaan program pemberdayaan masyarakat dan melibatkan tokoh masyarakat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di wilayah masing masing guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat
• Rencana kegiatan dalam memenuhi program pemberdayaan masyarakat yaitu
• Melaksanakan rapat sosialisasi, rapat koordinasi dan rapat finalisasi dalam penyusunan kegiatan belanja barang dan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan
• Melaksanakan kegiatan kegiatan belanja barang dan belanja biaya operasional lembaga masyarakat untuk kegiatan sosial kemasyarakatan • Melaksanakan pembayaran biaya kegiatan belanja barang dan belanja biaya operasional lembaga masyarakat untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan melaporkan hasil kegiatannya
• Metode pelaksanaa kegiatan dengan cara swakelola dan menggunakan e katalog
- Metode Pelaksanaan :
- • Metode pelaksanaa kegiatan dengan cara swakelola dan menggunakan e katalog
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1591132234
|