GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Bubutan
PROGRAM Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
KEGIATAN Meningkatnya kualitas pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga
SUB KEGIATAN Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Membangun Kerja Sama antar-Keluarga, Warga, dan Kelompok Masyarakat
KINERJA RESPONSIF GENDER Kenaikan Presentasi Jumlah Laki-Laki yang terdaftar dan aktif sebagai KSH
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Penguatan Kapasitan dan Keanggotaan KSH yang responsif Gender,Indikator Kegiatan: Sosialisasi dan Pelatihan Kader Berbasis Perspektif Gender, Outcome Program: Berkurangnya stigma bahwa Kader Surabaya Hebat adalah pekerjaan sampingan ibu rumah tangga berubah menjadi tanggung jawab warga kota,Impact: Berkurangnya stigma bahwa Kader Surabaya Hebat adalah pekerjaan sampingan ibu rumah tangga berubah menjadi tanggung jawab warga kota,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    1. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 15 Tahun 2025 Tentang Kader Surabaya Hebat
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: JUmlah Pejabat yang menjadi pemangku kebijakan di kecamatan terdiri dari 2 orang perempuan dan 4 Orang Laki-laki, Jumlah KK yang Dimonitoring sebanyak 20680 Keluarga, Jumlah KSH Di WIlayah Kecamatan Bubutan Sejumlah 968 Kader Surabaya Hebat, Jumlah keluarahan yang menjadi wilayah dampingan KSH sebanyak 5 Kelurahan, Jumlah RT dan RW yang didampingi oleh Kader Syrabaya Hebat sebanyak 358 RT dan 43 RW
    Langkah 3: Akses Informasi dan Pendaftaran KSH lebih mudah dijangkau oleh ibu rumah tangga dibandingkan laki-laki karena kendala waktu kerja formal, Partisipasi KSH sangat timpang (Mayoritas Perempuan), Keputusan strategis terkait anggaran di tingkat kecamatan partispainya seimbang antara laki-laki dan perempuan, Perempuan dari kegiatan KSH mendapatkan manfaat peningkatan ilmu namun beban kerja mereka bertambah tidak hanya mengurus rumah tangga saja.
    Langkah 4: Sebagian aparatur di tingkat kelurahan masih memiliki konsep bahwa urusan kesehatan keluarga adalah domain perempuan, sehingga sosialisasilebih banyak diarahkan ke kelompok perempuan
    Langkah 5: Konstruksi sosial yang mana masyarakat masih menganggap kegiatan kader seperti menimbang bayi dan pemeriksaan jentik adalah bentuk kerja domestik sehingga kurang dianggap gagah bagi laki-laki
B. PENERIMA MANFAAT Kader Surabaya Hebat
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meujudkan Ketahanan Kesehatan Keluarga yang inklusif melalui peningkatan partisipasi laki-laki dalam KSH serta menekankan bahwa kesehatan adalah tanggung jawab kolektif laki-laki dan perempuan dan bukan perluasan tugas rumah tangga istri
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      menciptakan keadilan gender dalam pembangunan kesehatan dimana tanggung jawab kesehatan lingkungan dan keluarga dipikul secara setara oleh laki-laki dan perempuan tanpa beban ganda melalui pembentukan Kader Pria di setiap RW sebagai pilot Project
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Dalam bentuk monitoring, pengisian data, edukasi dan lainnya.
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 8.244715200
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Bubutan
Kota Surabaya
 
Ferdhie Ardiansyah, S.STP, M.Si
NIP.