GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Wonokromo
PROGRAM Pemberdayaan masyarakat Desa dan Kelurahan
KEGIATAN Pemberdayaan Kelurahan- Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan (Kelurahan Ngagel Rejo)
SUB KEGIATAN Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER Tersedia sarana dan prasarana untuk kegiatan pokmas/ormas Tersedianya biaya operasional ketua Rukun Tetangga (RT) Tersedianya biaya operasional ketua Rukun Warga (RW) Tersedianya biaya operasional ketua Lembaga Pemberdayan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tersedianya biaya operasional Balai RW Tersedianya biaya operasional Balai RT Tersedianya snack untuk menunjang kegiatan organisasi Tersedianya nasi kotak untuk menunjang kegiatan organisasi Tersedianya fasilitas cctv untuk keamanan lingkungan masyarakat
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Tersedia sarana dan prasarana untuk kegiatan pokmas/ormas Tersedianya biaya operasional ketua Rukun Tetangga (RT) Tersedianya biaya operasional ketua Rukun Warga (RW) Tersedianya biaya operasional ketua Lembaga Pemberdayan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tersedianya biaya operasional Balai RW Tersedianya biaya operasional Balai RT Tersedianya snack untuk menunjang kegiatan organisasi Tersedianya nasi kotak untuk menunjang kegiatan organisasi Tersedianya fasilitas cctv untuk keamanan lingkungan masyarakat,Indikator Kegiatan: Sarana penerima kegiatan adalah masyarakt di wilayah Kelurahan Ngagel Rejo wilayah RW 1-12 yang usulan kegiatannya disampaikan LPMK/RW/RT, Outcome Program: Terlaksananya semua kegiatan dengan baik,Impact: Dengan adanya BOP, akan meningkatkan semangat dari ketua lembaga untuk memajukan Surabaya, Tersedianya fasilitas yang dibutuhkan masyarakat sesuai perencanaan,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    A. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarusutamaan Gender ( PUG ) B. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah Kota Surabaya C. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 112 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 108 Tahun 2021 Tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2021 D. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 70 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan E. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 Tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan dan Pembangunan Masyarakat di Kelurahan F. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan G. Peraturan Walikota Nomor 14 Tahun 2023 Tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Otonomi Daerah Kepada Kecamatan, bahwa Pembangunan Kelurahan adalah upaya peningkatan kualitas hidup dan kehidupan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah penduduk Kelurahan Ngagel Rejo tahun 2025 : L : 20.455, P : 21.371, Jumlah KK di Kelurahan Ngagel Rejo tahun 2025 : 14.413 KK, Jumlah pokmas Posyandu balita : 12 posyandu Posyandu remaja : 12 posyandu Posyandu lansia : 12 posyandu Kelompok UKM: 1 PKK : 24 Kartar : L : 34, P : 19 KSH : L : 2, P : 417 Kelompok pengajian : 1 Ketua LPMK : 1, Jumlah RT tahun 2025 : L : 118 orang, P : 8 orang, Jumlah RW tahun 2025 : L : 8 orang, P : 4 orang
    Langkah 3: Kelurahan belum bisa memberikan sarana dan prasarana aktivitas secara maksimal, Tidak semua anggota pokmas dan oramas aktif, Tidak semua anggota pokmas dan ormas aktif, Kelurahan kurang optimal dalam melakukan pendampingan dan pembinaan, Pokmas/ormas belum mendapatkan manfaat karena beluum tersedianya sarana dan prasarana untuk mengembangkan kegiatan
    Langkah 4: Belum optimalnya penyerapan anggaran tahun 2025 untuk memenuhi sarana dan prasarana
    Langkah 5: Tingkat swadaya masyarakat di wilayah Kelurahan belum optimal Persepsi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat terkesan hanya berupa himbauan/seruan, belum sampai tindakan aktif
B. PENERIMA MANFAAT Pokmas dan ormas di Kelurahan Ngagel Rejo
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Mengembangkan pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakan pengadaan sarana dan prasarana beserta seluruh kelengkapannya dan juga untuk meningkatkan penghasilan masyarakat
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1.Pengadaan biaya operasional ketua Lembaga Pemberdayan Masyarakat Kelurahan (LPMK) 2.Biaya operasional Ketua Rukun Tetangga (RT) 3.Biaya operasional Balai RT 4.Biaya operasional Balai RW 5.Pemasangan cctv untuk masyarakat (Jl. Bratang Wetan RW 8) 6.Pemasangan cctv untuk masyarakat (Jl. Krukah utara RW.5)
    2. Metode Pelaksanaan :
      • 1. Perencanaan kegiatan 2. Pelaksanan kegiatan 3. Pengawasan kegiatan 4. Pelaporan kegiatan
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 1867364018
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Wonokromo
Kota Surabaya
 
Maria Agustim Yuristina, S.STP, M.Si
NIP.