|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Sosial |
|
PROGRAM
|
1.06.07 Program Pengelolaan Taman Makam Pahlawan |
|
KEGIATAN
|
1.06.07.2.01 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
1.06.07.2.01.0002 Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan Nasional Kabupaten / Kota |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1.Jumlah pekerja TMP yang mengikuti kegiatan monitoring dan melakukan komunikasi dengan admin makam agar lebih berkompeten dan responsif gender dalam pemeliharaan TMP dan MPN dilaksanakan sebanyak 12 kali dalam satu tahun.
2. Jumlah Kegiatan yang dilaksanakan di TMP dan MPN seperti wisata sosial yang dilaksanakan sebagai bentuk mendukung kesetaraan gender |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Makam yang terpenuhi Pemeliharaannya pada Taman Makam Pahlawan Kabupaten/Kota,Indikator Kegiatan: Jumlah Jenis Kegiatan Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan,
Outcome Program: Persentase Taman Makam Pahlawan yang dikelola dalam kondisi baik,Impact: Terpeliharanya TMP dan MPN di Kota Surabaya, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 75 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Sosial bahwa pada Pasal 8 disebutkan salah satu tugas dan fungsi dari Bidang Pemberdayaan Sosial adalah Pelaksanaan Perbaikan dan Pemeliharaan Taman Makam Pahlawan (TMP)
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Taman Makam Pahlawan 3 (tiga) Lokasi, Jumlah Makam Pahlawan Nasional 4 (empat) Lokasi, Jumlah Pramu Pemakaman
Laki-laki : 19 Orang (95%)
Perempuan : 1 Orang (5%), Kegiatan yang Dilakukan
1.Melakukan Pembersihan di TMP dan MPN
2.Melakukan Perbaikan/Rehab di TMP dan MPN
3.Melakukan Pemeliharaan di TMP dan MPN, Eselon IIb (Kepala Dinas) :
L : 0
P : 1
Eselon IIIb (Kepala Bidang):
L : 0
P : 1
N.e (Ketua tim kerja) :
P : 1 Orang
L : 1 Orang
Langkah 3: Perempuan memiliki akses yang sangat terbatas menjadi pramu pemakaman karena stereotip gender atau kebijakan perekrutan yang kurang inklusif., Partisipasi perempuan hanya 1 orang dibandingkan 19 laki-laki, menunjukkan keterlibatan yang minim dalam pekerjaan operasional seperti pembersihan, perbaikan/rehab, dan pemeliharaan TMP MPN., Laki-laki mendominasi kontrol terhadap pelaksanaan pekerjaan, sementara perempuan hampir tidak terlibat dalam pengambilan keputusan., Manfaat pekerjaan lebih dinikmati laki-laki, baik dalam bentuk peluang kerja, pengakuan, maupun kesejahteraan ekonomi
Langkah 4: -Ketidakseimba-ngan Peran Gender: Keterlibatan perempuan dalam kegiatan pemeliharaan TMP dan MPN sangat terbatas (1 perempuan dari 20 pramu pemakaman), mengurangi partisipasi mereka.
-Kurangnya Pelatihan untuk Perempuan: Terbatasnya pelatihan bagi perempuan menghambat mereka untuk lebih aktif dalam pemeliharaan dan perbaikan TMP dan MPN
Langkah 5: Adanya anggapan kuat di masyarakat yang lebih mengutamakan laki-laki dalam urusan pemakaman, sedangkan peran perempuan sebagai tambahan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Terpeliharanya 3 (tiga) Taman Makam Pahlawan Nasional (TMP) dan 4 (empat) Makam Pahlawan Nasional (MPN) |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1.Meningkatkan keterlibatan perempuan dalam pemeliharaan TMP dan MPN melalui rekrutmen dan pelatihan inklusif.
2.Menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesetaraan gender dengan mengatasi norma sosial yang membatasi peran perempuan.
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1.Melaksanakan monitoring dan melakukan komunikasi dengan pekerja agar lebih berkompeten dan responsif gender dalam pemeliharaan TMP dan MPN.
2.Melakukan kampanye kesadaran gender untuk mengubah persepsi dan mendukung kesetaraan di tempat kerja
- Metode Pelaksanaan :
- Metode pelaksanaan yaitu dilakukan dengan metode sosialisasi serta pendampingan secara langsung ke lapangan secara Swakelola.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1350913580
|