|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tambaksari |
|
PROGRAM
|
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
|
SUB KEGIATAN
|
- Operasional Lembaga Kemasyarakatan
- Pelatihan Keterampilan Masyarakat
- Pengadaan Sarana Prasarana Keamanan Lingkungan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Ada Pokmas untuk Kegiatan Pemberdayaan |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah sarana dan prasarana Kelurahan yang terbangun,Indikator Kegiatan: Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan,
Outcome Program: 1. Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya
2. Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi,Impact: Manfaat pembangunan di wilayah kelurahan Pacarkembang dapat dirasakan oleh laki-laki dan perempuan secara merata, sesuai dengan kebutuhan mereka., |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Peraturan Walikota Surabaya nomor 94 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan Dan Kelurahan Kota Surabaya bahwa pada pasal 17 disebutkan salah satu tugas dan fungsi dari Seksi Kesejahteraan Rakyat dan Perekonomian adalah melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan;
b. Peraturan Walikota Surabaya nomor 70 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan;
c. Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender.
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Data Pembuka Wawasan, Jumlah Penduduk Kelurahan Pacarkembang:
L : 20.287 jiwa
P : 20.405 jiwa, Jumlah RW tahun 2025:
L : 11 orang
P : 0 orang, Jumlah RT tahun 2025:
L : 92 orang
P : 20 orang, Adanya Sarana Prasarana RT dan RW, baik laki-laki maupun perempuan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan
Langkah 3: Semua kegiatan RT dan RW dapat diakses oleh laki-laki dan perempuan., Dalam pelaksanaan kegiatan RT dan RW, jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan., Masyarakat baik laki-laki atau perempuan hadir atas kehendak sendiri, Kegiatan RT/RW diterima manfaatnya oleh laki-laki dan perempuan
Langkah 4: Keterbatasan pemahaman SDM Kelurahan Pacarkembang terhadap kesetaraan gender
Langkah 5: - Budaya organisasi yang masih menganggap bahwa yang lebih aktif dan produktif dalam kegiatan kepengurusan adalah laki-laki
- Adanya persepsi dari masyarakat dalam pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan Pacarkembang lebih sesuai jika dilaksanakan laki-laki
- Masih adanya anggapan bahwa perempuan kurang pantas berkegiatan pada malam hari.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Warga Kelurahan Pacarkembang |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pacarkembang yang responsif gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Biaya Operasional Ketua RT
2. Biaya Operasional Ketua RW
3. Biaya Operasional LPMK
4. Biaya Operasional Balai RT
5. Biaya Operasional Balai RW
6. Snack
- Metode Pelaksanaan :
- a. Perencanaan Kegiatan
Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dari tahun 2025 serta reviu tindak lanjut hasil monitoring pelaksanaan kegiatan di bulan sebelumnya.
b. Pelaksanaan Kegiatan
Mengundang Warga (LPMK, Kelompok Masyarakat, RW, RT, Karang Taruna, Kader Surabaya Hebat) untuk hadir dalam rapat monitoring pelaksanaan kegiatan.
c. Pelaporan Kegiatan
Hasil pelaksanaan kegiatan dilaporkan secara tertulis kepada Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1579480000
|