GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Dinas Sosial
PROGRAM 1.06.06 Program Penanganan Bencana
KEGIATAN 1.06.06.2.02 Penyelenggaraan Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN 1.06.06.2.02.0002 Koordinasi, Sosialisasi, dan Pelaksanaan Taruna Siaga Bencana
KINERJA RESPONSIF GENDER Terlaksananya kegiatan koordinasi, sosialisasi, dan pelatihan TAGANA sesuai rencana. Dalam 2025, Tagana telah Melaksanakan 7x kegiatan sosialisasi di Sekolah dan 53x koordinasi dengan BPBD terkait monitoring kejadian kebakaran di Kota Surabaya.
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Meningkatnya partisipasi dan kapasitas anggota TAGANA dalam kegiatan penanggulangan bencana.,Indikator Kegiatan: Meningkatnya efektivitas pelaksanaan TAGANA yang inklusif dan responsif gender., Outcome Program: Meningkatnya kesiapsiagaan dan respon penanggulangan bencana yang terpadu dan berkeadilan.,Impact: Terwujudnya sistem penanggulangan bencana di Kota Surabaya yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Kegiatan ini dilaksanakan sesuai: 1. Peraturan Menteri Sosial Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Taruna Siaga Bencana (TAGANA) 2. Peraturan Walikota (Perwali) Surabaya Nomor 13 Tahun 2023 merupakan perubahan atas Perwali Nomor 115 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. 3. Peraturan Daerah Kota Surabaya No 8 Tahun 2025 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD 2025 - 2029). 4. Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 53 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Peraturan Wali Kota Nomor 75 Tahun 2021 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Sosial Kota Surabaya
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: 1. Jumlah TAGANA : Total 59 Orang. L : 49 (83,05%) P : 10 (16,95%), 2. Kegiatan Tagana tahun 2025 1. Tagana Masuk Sekolah MTS Taswirul Afkar 2. Tagana masuk sekolah SMPN 11 Surabaya 3. Tagana Masuk Sekolah SMPN 25 Surabaya 4. Tagana Masuk Sekolah SMP Wardhani, 5. Tagana Masuk Pondok Yayasan Terpadu Daarul Mutaqqin 6. Kegiatan Sosialisasi Pelatihan penanganan laka air bersama BASARNAS dan BPBD 7. Rapat Evaluasi dan Rencana Kerja di Tahun 2026, 3. Pejabat pengampu kegiatan Eselon IIb (Kepala Dinas) : L : 0 P : 1 Eselon IIIa (Sekretaris Dinas) : L : 1 P : 0, Eselon IIIb (Kepala Bidang): L : 0 P : 1 N.e (Ketua tim kerja) : P : 1 Orang L : 1 Orang
    Langkah 3: TAGANA laki-laki dan perempuan memiliki akses yang setara terhadap keanggotaan, pelatihan, dan kegiatan sosialisasi kebencanaan, dengan pembagian peran disesuaikan kapasitas dan keselamatan., Perempuan dan laki-laki berpartisipasi aktif dalam kegiatan TAGANA, baik pada sosialisasi, pelatihan, koordinasi, maupun respon bencana sesuai peran masing-masing., Pengambilan keputusan strategis dan operasional dilakukan secara koordinatif, dengan keterlibatan pimpinan perempuan dan pembagian kontrol kerja secara kolektif di lapangan., Seluruh anggota TAGANA memperoleh peningkatan kapasitas dan pengalaman kebencanaan, sementara masyarakat memperoleh manfaat dari penanganan bencana yang lebih komprehensif.
    Langkah 4: 1. Belum terdokumentasinya pembagian peran TAGANA berbasis kapasitas dan keselamatan sebagai praktik kesetaraan gender. 2. Integrasi perspektif gender dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan TAGANA belum dilakukan secara sistematis
    Langkah 5: 1. Persepsi masyarakat bahwa penanganan bencana identik dengan pekerjaan fisik berat yang didominasi laki-laki. 2. Stereotip gender yang belum sepenuhnya mengakui peran perempuan dalam respon bencana non-lapangan sebagai peran strategis.
B. PENERIMA MANFAAT Menurunnya Jumlah PPKS
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan kualitas pelaksanaan TAGANA yang responsif gender melalui pembagian peran berbasis kapasitas, keselamatan, dan kebutuhan penanggulangan bencana secara setara.
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Memastikan perempuan dan laki-laki TAGANA memperoleh akses yang setara terhadap pelatihan, sosialisasi, dan pengembangan kapasitas kebencanaan. 2. Mendorong keterlibatan aktif perempuan dan laki-laki dalam seluruh tahapan kegiatan TAGANA, termasuk perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
    2. Metode Pelaksanaan :
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun
  3. Biaya Yang Diperlukan:
 
Mengetahui,
Kepala Dinas Sosial
Kota Surabaya
 
Mia Santi DEWI, SH, M.Si
NIP.