|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Wonokromo |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan Kelurahan- Sub Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan (Kelurahan Jagir) |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Karang Taruna berupa pemberdayaan pemuda dan masyarakat melalui kegiatan sosial ekonomi dan pendididkan.
PKK yaitu peningkatan kesejahhteraan keluarga berupa peningkatan Gizi,penurunan stunting, pola hidup bersh dan sehat serta penguatan karakter keluarga
PAUD ini mencerminkan kesiapan anak untuk melanjutkan ke jenjang SD seta terukurnya perkembangan holistik anak serpert kognitif, motorik, bahasa sosial - ekonomi dan karekter |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Karang Taruna adalah gambaran hasil perubahan perilkau dan program pemberdayaan pemuda dan kesejahteraan sosial.
Kegiatan PKK berfokus pada perubahan tingkat kesejahteraan keluarga seperti pola asuh anak dan remaja (kelas Kemangi), pembinaan Lansia (selantang) pelatiahan ketrampilan bagi kader / warga (UP2K), gerakan pemanfaatan tanah pekarangan
Sub kegiatan dari PAUD seperti nilai dan moral, fisi-motorik, kognitif, bahasa, sosial-ekonomi, seni,Indikator Kegiatan: Kegiatan Karang Taruna yang efektif meliputi keberlanjutan program kerja,partisipasi anggota yang aktif, serta keberhasilan dampak sosial masyarakat.
Indikator kegiatan PKK melipiti 10 program pokok PKK, administrasi PKK, pengelolaan sampah, pemanfaatan lahan kosong, mendukung program” dari pemerintah kota Surabaya.
Indikator kegiatan PAUD yaitu mengukur pencapaian perkembangan anak usia (2-6 th) serta indikator yang diwujudkan dalam kegiatan di dalam maupun di luar ruangan serta pembiasaan perilaku positif,
Outcome Program: Persentase pelaksanaan kelurahan yang menindaklanjuti keterlibatan Pokmas dan Ormas terutama pada karang taruna,Impact: Meningkatnya partisipasi masyarakat di wilayah Kelurahan Jagir dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Dasar Hukum
1.Perwali 94 Tahun 2021 Tentang Keduduka, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Surabaya
2.Perwali No 102 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Perwali 94 Tahun 2021 Tentang Keduduka, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan Kota Surabaya
3.RKPD Kecamatan Wonokromo Tahun 2025 dan Tahun 2026
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Jagir:
L: 9942 orang
P:10207
Jumlah RT tahun 2025:
L: 67 orang
P: 4 orang
Jumlah RW tahun 2025:
L: 10 orang
P: 1 orang, Jumlah Pokmas di Kelurahan Jagir:
Pokmas PKK
L: -
P: 31 orang, Karang Taruna:
L : 11 orang
P : 8 orang, Jumlah PAUD 10, Jumlah Keluarga Miskin: 405 KK
Jumlah keluarga miskin di wilayah Kelurahan Jagir masih cukup banyak
Langkah 3: Kesejangan akses pada organisasi Karang Taruna baik akses informasi, teknologi, maupun partisipasi program disebabkan oleh kombinasi faktor internal anggota, sarana & prasarana serta dukungan dari pihak eksternal seperti Kelurahan, Kecamatan dan perangkat kampung, Kesejangan atau rendahnya partisipasi pemuda dalam Karang Taruna disebabkan oleh faktor internal dan eksternal seperti kurangnya anggaran,lemahnya koordinasi, program kurang menarik, kurangnya tenaga pembina, Kesenjangan dalam karang taruna sebagai pengawasan di tingkat Kelurahan, Kecamatan dan aparat kampung (RW, RT, LPMK) dikarenakan keseibukan anggota yang tidak memiliki waktu cukup, rendahnya motivasi dan kepedulian, kurangnya pemahaman fungsi organisasi, Karang Taruna memberikan manfaat besar sebagai wadah pengembangan generasi Muda, meningkatkan kesejahteraan sosial di masyarakat
Langkah 4: Kesejangan internal dalam organisasi Karang Taruna disebabkan komunikasi kurang efektif,anggaran dan fasilitas, ketidakcocokan peran dan konflik kepentingan.
Kesenjangan internal dalam PKK disebabkan rendahnya pemahaman dan komitmen kader ,perencanaan anggaran pelatihan yang tidak optimal, sarana dan prasarana terbatas.
Kesejangan Internal dalam PAUD di sebabkan perbedaan kualitas,fasilitas dan layanan antar lembaga seperti kualitas dan kuantitas pendidik, keterbatasan sarana dan prasarana, sumber daya pendidik.
Langkah 5: Kesenjangan Eksternal Karang Taruna umumnya disebabkan oleh konflik sosial, kurangnya pembinaan dari aparat kampung (RT, RW, LPMK) dan tidak adanya akses pada forum Musrenbang sehingga aspirasi tidak terakomodasi
Kesenjangan eksternal PKK umumnya karena kendala waktu pengurus / anggota, kurangnya dukungan dari tokoh masyarakat, kurangnya dana dan dukungan sumberdaya.
Kesejangan eksternal PAUD disebabkan faktor ekonomi, sosial, budaya, kurangnya kesadaran orang tua, kebijakan dan pendanaan dari pemerintah.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Kelompok Masyarakat (POKMAS) dan Organisasi Masyarakat (ORMAS) di Kelurahan Jagir
termasuk LPMK, RW, RT, PKK, KSH, PAUD, UMKM, Karang taruna dll |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Tujuan dari Karang Taruna saat ini diarahkan pada penguatan peran pemuda sebagai pelaku kegiatan sosial, agen inovasi, pemberdaya ekonomi kreatif dan penggerak transformasi digital.
Tujuan PKK difokuskan pada pemberdayaan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan, beriman, sehat, mandiri, berakhlak mulia.
Tujuan PAUD di surabaya ini untuk pengembangan karakter,nilai agama - moral, serta kemampuan sosial - emosional dan kognitif
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Rencana Aksi dari Karang Taruna berupa bakti sosial (donor darah, santunan, pemberdayaan UMKM, kerja bakti bersama warga dan aparat kampung, kebersihan lingkungan dengan pemilahan sampah.
Rencana Aksi PKK yang sudah berjalan seperti fokus pada penguatan 10 program pokok PKK,peningkatan ekonomi keluarga bersama UMKM, penurunan stuntung dan ketahanan pangan.
Rencana aksi dari PAUD berupa kelas pengasuhan (SOTH), pelibatan orangtua/wali dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak, melakukan evaluasi dari Dinas pendidikan dan peningkatan kompetensi pendidik
- Metode Pelaksanaan :
- 1. Alokasi biaya operasional untuk Ketua LPMK (1 orang), Ketua RW (11 orang) dan Ketua RT (71 Orang)
2. Alokasi biaya operasional Balai RW dan Balai RT
3. Pengadaan CCTV untuk masyarakat.
4. Pengadaan Taplak meja rempel untuk kegiatan Posga
5. Pengadaan Barang Elektronik (Printer inkjet multifungsi, vp tv A4, kipas angin standing, showcase cooler 1 pintu) untuk menunjang pelaksanaan kegiatan warga.
6. Penyediaan Snack untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan.
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1.401089640
|