|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan |
|
PROGRAM
|
Program Pembinaan Perpustakaan |
|
KEGIATAN
|
Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
SOSIALISASI BUDAYA BACA DAN LITERASI PADA SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MASYARAKAT |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Kegiatan sudah dilaksanakan pada tahun 2025 dengan target 255 Lokus |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Lokus Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Literasi pada Satuan Pendidikan
Pada tahun 2024 sebanyak 250 Lokus
Pada tahun 2025 sebanyak 255 Lokus,Indikator Kegiatan: Jumlah Bibit pendongeng dan penulis tahun 2024 sebanyak 6445 Pada tahun 2025 6445,
Outcome Program: Presentase event literasi yang diselenggarakan tahun 2024 sebesar 58,8 persen
Dan untuk tahun 2025 sebesar 100 persen,Impact: Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Gema Literasi Harmoni Literasi, Wisata Buku, Event Literasi, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
- Intruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan gender dalam pembangunan nasional.
- Peraturan Walikota Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Perpustakaan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah orang yang
terlibat dalam kegiatan
Gendis Sewu
Laki-laki 273 Perempuan 903
Rasio perbandingan
laki-laki : 23 persen dan Perempuan: 77 persen, Kesamaan akses bagi Pengunjung perpustakaan di wilayah
Kota Surabaya untuk mendapatkan informasi tentang Gendis Sewu
Laki-laki : 302 orang dan Kunjungan Perempuan : 717 orang., Jumlah Bibit dan pendongeng yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu
L : 302 orang ( 29,64 persen)
P : 717 orang ( 70,36 persen), Pejabat pengampu kegiatan
a. Eselon II
P: 1 orang
b. Eselon III
L : 1 orang
P : 3 orang
c. Ketua Tim Kerja
L: 3 orang
P: 4 orang, d. Staf
L: 12 orang
P: 13 orang
Langkah 3: Adanya kesamaan akses informasi tentang kegiatan Gendis Sewu, Proporsi jumlah laki-laki dan perempuan yang mempunyai akses terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu masih
belum setara, akan tetapi partisipasi perempuan mendapat porsi yang lebih banyak dalam hal ini, Proporsi Bibit Pendongeng dan Penulis yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu di wilayah Kota Surabaya yang terlibat dalam kegiatan Gendis Sewu dominasi oleh perempuan, Dengan literasi,tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil simpulan dari informasi yang diterima akan jauh lebih baik. Membantu berpikir secara kritis dan membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kemampuan membaca
Langkah 4: SDM:
Sudah
memadai
Produk hukum:
Sudah ada
Anggaran:
Sudah mencukupi
Sistem:
Sudah memadai
Sarana/ Prasarana:
Ada beberapa yang masih harus dipenuhi
Langkah 5: 1. Kurangnya pemahaman terkait isu gender
2. Isu Gender menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan Harmoni
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Meningkatkan Pemasyarakatan gemar membaca |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kualitas Bibit pendongeng dan penulis dalam kegiatan Gendis Sewu melalui kegemaran membaca masyarakat dengan Sosiaisasi Budaya Baca dan Literasi pada Satuan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus serta Masyarakat
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Membaca dan Mendongeng
- Metode Pelaksanaan :
- Peningkatan budaya baca melalui kegiatan Gema Literasi, Harmoni Literasi, Wisata Buku, Event Literasi
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1213440217
|