GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Badan Penanggulangan Bencana Daerah
PROGRAM Program Penanggulangan Bencana
KEGIATAN Penataan Sistem Dasar Penanggulangan Bencana
SUB KEGIATAN Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana
KINERJA RESPONSIF GENDER Jumlah Laporan Hasil Binwas Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana 12 Laporan
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Laporan Hasil Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana,Indikator Kegiatan: Persentase kegiatan pembinaan dalam pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana, Outcome Program: Persentase peningkatan pemahaman masyarakat dalam upaya mitigasi bencana,Impact: Indeks Mitigasi Bencana,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Keputusan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya Nomor 400.2 / 8258 / 436.8.5 / 2025 tentang Tim Focal Point Pengarusutamaan Gender (PUG) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Surabaya Tahun 2025
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah Masyarakat Kota Surabaya sebanyak 3.017.382 jiwa, Jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki sebanyak 1.494.317 jiwa (49,52%), Jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan sebanyak 1.523.065 jiwa (50,48%), Jumlah Pegawai BPBD Kota Surabaya sebanyak 433 orang dengan rincian pegawai laki-laki sebanyak 364 orang (84,06 %) dan pegawai perempuan sebanyak 69 orang (15,94 %), Perbandingan jumlah pegawai BPBD terhadap jumlah Masyarakat Kota Surabaya adalah sebesar 0,01435%
    Langkah 3: Adanya kesamaan peluang untuk mendapatkan akses informasi terkait Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Secara jumlah pegawai Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan yang menjadi sasaran Sub Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana sebanyak 25 orang dengan rincian pegawai laki-laki sebanyak 17 orang (68%) dan pegawai perempuan sebanyak 8 orang (32%), Pejabat pengampu sub kegiatan didominasi laki-laki, Meningkatnya efektivitas, efisiensi, dan kesiapsiagaan aparatur serta masyarakat dalam menghadapi bencana
    Langkah 4: Minimnya partisipasi perempuan dalam posisi strategis di internal OPD sehingga suara perempuan kurang terwakili dalam pengambilan keputusan
    Langkah 5: Kurangnya pemahaman masyarakat dan pihak luar bahwa gender merupakan masalah krusial dalam bencana, seringkali dianggap tidak mendesak untuk dibicarakan
B. PENERIMA MANFAAT BPBD Kota Surabaya
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Tersusunnya laporan hasil pembinaan dan pengawasan terhadap penyelengaraan kegiatan penguatan kapasitas kawasan dan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana yang telah didapatkan oleh masyarakat
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      Pembinaan dan pengawasan serta penyusunan laporan hasil pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di masyarakat
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Sub kegiatan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana dilaksanakan dengan cara : • Melakukan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di masyarakat • Menyusun laporan hasil pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di masyarakat
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 684369821
 
Mengetahui,
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kota Surabaya
 
Irvan Widyanto, AMP, S.Sos, M.H
NIP.