GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2024

PERANGKAT DAERAH Satuan Polisi Pamong Praja
PROGRAM Program Peningkatan Kapasitas SDM Satpol PP
KEGIATAN Diklat Peningkatan Kapasitas SDM Satpol PP
SUB KEGIATAN Peningkatan Kapasitas SDM Satpol PP dan Satuan Linmas termasuk dalam Pelaksanaan Tugas yang Bernuansa Hak Asasi Manusia
KINERJA RESPONSIF GENDER Persentase SDM Satpol PP yang ditingkatkan kapasitasnya
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Pengukuran kuantitas (jumlah peserta/pelatihan) dan kualitas (peningkatan kompetensi, produktivitas, dan kinerja),Indikator Kegiatan: Jumlah peserta terlatih, persentase peningkatan kinerja, kepatuhan prosedur (SOP), dan peningkatan efektivitas operasional di lapangan., Outcome Program: - Peningkatan Keterampilan (Hard Skill/Soft Skill, Peningkatan Profesionalisme - Kepatuhan SOP - Meningkatnya keamanan dan ketertiban di wilayah kerja,Impact: - Peningkatan Profesionalisme dan Kompetensi Teknis - Perubahan Pendekatan di Lapangan (Humanis dan Prosedural) - Peningkatan Kapasitas Mental dan Sikap,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    1. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 13 Tahun 2021 tentang Partisipasi Masyarakat dalam bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah Seluruh pegawai PNS/Non PNS : 1379 Orang L : 1232 Orang P : 147 Orang, Jumlah PNS Satpol PP Kota Surabaya : 96 Orang L : 86 Orang P :10 Orang, Jumlah Non PNS Satpol PP Kota Surabaya : 1285 Orang Laki-laki : 1145 Orang Perempuan : 140 Orang, ---, ---
    Langkah 3: Kurangnya akses dalam mendapatkan Peningkatan Kapasitas SDM bagi anggota Satpol, Kurangnya partisipasi dalam Peningkatan Kapasitas SDM bagi anggota Satpol perempuan, Belum adanya kriteria penilaian yang dijadikan acuan Pelatihan Hard Skill dalam peningkatan kapasitas SDM, Kurangnya Manfaat yang dirasakan oleh Anggota satpol pp perempuan karena anggapan bahwa latihan Hard Skill lebih cocok dilakukan oleh anggota Satpol PP laki- laki
    Langkah 4: - Karena Pelatihan peningkatan SDM bagi anggota dilakukan pada jam kerja - Faktor kelelahan menjadi penyebab kurang Optimalnya pembinaan - Kesulitan mengatur jadwal yang sesuai untuk mengikuti pembinaan dan pelatihan
    Langkah 5: - Anggapan bahwa laki- laki lebih cocok bekerja sebagai Satpol PP Kota Surabaya - Anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan administrasi - Anggapan bahwa hanya laki-laki yang sanggup melakukan latihan bela diri dan Pelatihan Baris- berbaris
B. PENERIMA MANFAAT Anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya (PNS dan Non PNS)
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan ketentraman dan ketertiban masyarakat dengan mengembangkan kemampuan kapasitas SDM Satpol PP yang mumpuni
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      Pelatihan Hard Skill peningkatan kapasitas SDM bagi anggota satpol PP baik laki-laki maupun perempuan berupa Beladiri dan PBB dijadwalkan sesuai jam kerja
    2. Metode Pelaksanaan :
      • - Pelatihan Hard Skill peningkatan kapasitas SDM baik laki-laki maupun perempuan berupa Beladiri dan PBB dijadwalkan sesuai jam kerja - Pembayaran honorarium narasumber
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2024
  3. Biaya Yang Diperlukan: 2482574855
 
Mengetahui,
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
Kota Surabaya
 
Achmad Zaini, S.Sos, M.Si
NIP.