|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kesehatan |
|
PROGRAM
|
Program sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan minuman |
|
KEGIATAN
|
Pemeriksaan dan tindak lanjut hasil pemeriksaan post market pada produksi dan produk makanan minuman indutsri rumah tangga. |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemeriksaan post market pada produk makanan minuman industri rumah tangga yang beredar dan pengawasan serta tindak lanjut pengawasan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
- |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: -,Indikator Kegiatan: -,
Outcome Program: -,Impact: -, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Perda 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender Perwali 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Perda 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Produsen yang mendaftarkan produknya dengan Ijin Edar PIRT sejumlah 68 orang dengan rincian perempuan = 26 (38%), sedangkan laki-laki sebanyak = 42 (62%), Peserta yang mengikuti penyuluhan keamanan pangan pada bulan januari-juli 2024 yang diadakan 2 bulan sekali sebanyak 171 peserta, Pada bulan januari-juli 2024 : Jumlah produk yang didaftarkan PIRT sejumlah 1124 item produk, Pada pemeriksaan dan tindak lanjut tahun 2024 menemukan beberapa produk makanan minuman yang mengandung BTP lebih dari standar sebanyak 61 item, dengan rincian makanan sebanyak = 55 (90%), dan minuman sebanyak = 6 (10%), -
Langkah 3: Proporsi laki-laki lebih berpeluang untuk mendapatkan ijin edar PIRT., Jumlah laki-laki yang mengajukan dan mendapatkan ijin edar PIRT lebih tinggi dari perempuan, Kepala Seksi beserta staf farmasi, makanan dan minum Dinas Kesehatan Kota Surabaya., Masyarakat mendapatkan ijin edar PIRT dalam meningkatkan daya jual.
Langkah 4: 1. Tidak semua Kepala Seksi dan Staf Farmasi, Makanan dan Minuman memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender
2. Kurangnya kompetensi perencanaan ijin edar PIRT untuk analisis Gender
Langkah 5: 1. Masih ada beberapa produsen tidak mementingkan ijin edar saat menjual produk makanan dan minuman.
2. Kurangnya pengetahuan mengenai standar BTP yang diberikan pada produk makanan dan minuman.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
UMKM Warga Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Meningkatnya produsen laki-laki maupun perempuan yang menggunakan ijin edar PIRT untuk menjual produknya.
2. Meningkatnya pengetahuan cara penggunaan BTP yang benar pada makanan dan minuman.
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Meningkatkan presentase produsen UMKM untuk menggunakan ijin edar PIRT dalam menjual produknya oleh staf farmasi makanan dan minuman Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 218827763
|