|
PERANGKAT DAERAH
|
Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA) |
|
PROGRAM
|
Program Riset dan Inovasi Daerah |
|
KEGIATAN
|
Invensi dan Inovasi |
|
SUB KEGIATAN
|
Fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Terlaksananya koordinasi dan kerjasama sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah laporan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah,Indikator Kegiatan: Jumlah edukasi dan diseminasi konservasi mangrove yang dilaksanakan,
Outcome Program: Rasio Produk Inovasi yang Dimanfaatkan Pemerintah, Masyarakat, Industri dan/atau Badan Usaha di Daerah,Impact: Sasaran : Meningkatnya Kualitas Riset dan Inovasi Daerah
Indikator sasaran: Persentase Pemanfaatan Hasil Riset/Kajian dan Hasil Inovasi, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pelaksanaan sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan, untuk pengelolaan kebun raya daerah merupakan unit pengelolaan Kebun Raya Mangrove (KRM),, memiliki 6 fungsi utama yaitu konservasi,, penelitian,, edukasi, ekowisata, jasa lingkungan, pengembangan alternatif pangan. Sumber Daya Manusia (SDM) pengampu terdiri dari:
P : 7 orang
L : 47 orang
Langkah 3: Akses dibuka bagi masyarakat luas dengan berbagai macam tujuan wisata, penelitian dsb, Masyarakat luas (baik perangkat daerah, akademisi dan swasta), Pengampu utama pelaksana sub-kegiatan (yang berada dikantor) didominasi perempuan, Kebun Raya Mangrove sebagai alternatif edukasi dan ekowisata, serta sebagai pusat penelitian di Kota Surabaya.
Langkah 4: Pelaksana sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah secara keseluruhan didominasi laki-laki sebab mengampu pekerjaan lapangan dengan pembagian wilayah meliputi kebersihan, penanaman, dan pemeliharaan infrastruktur, sarana dan prasarana.
Langkah 5: Tingginya dinamika pengunjung pada Kebun Raya Mangrove (KRM) dan berfokus pada klasifikasi tujuan baik laki-laki mapupun perempuan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Pengembangan Kebun Raya Mangrove |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Terlaksananya fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah yang berkeadilan gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Optimalisasi perluasan dan penguatan kerjasama/ jejaring Kebun Raya Mangrove (KRM) sehingga dapat memperbesar potensi keterlibatan perempuan
- Metode Pelaksanaan :
- Metode Pelaksanaan Rapat Koordinasi melalui swakelola
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 7294446817
|