GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA)
PROGRAM Program Riset dan Inovasi Daerah
KEGIATAN Invensi dan Inovasi
SUB KEGIATAN Fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
KINERJA RESPONSIF GENDER Terlaksananya koordinasi dan kerjasama sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah laporan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah,Indikator Kegiatan: Jumlah edukasi dan diseminasi konservasi mangrove yang dilaksanakan, Outcome Program: Rasio Produk Inovasi yang Dimanfaatkan Pemerintah, Masyarakat, Industri dan/atau Badan Usaha di Daerah,Impact: Sasaran : Meningkatnya Kualitas Riset dan Inovasi Daerah Indikator sasaran: Persentase Pemanfaatan Hasil Riset/Kajian dan Hasil Inovasi,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Pelaksanaan sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan, untuk pengelolaan kebun raya daerah merupakan unit pengelolaan Kebun Raya Mangrove (KRM),, memiliki 6 fungsi utama yaitu konservasi,, penelitian,, edukasi, ekowisata, jasa lingkungan, pengembangan alternatif pangan. Sumber Daya Manusia (SDM) pengampu terdiri dari: P : 7 orang L : 47 orang
    Langkah 3: Akses dibuka bagi masyarakat luas dengan berbagai macam tujuan wisata, penelitian dsb, Masyarakat luas (baik perangkat daerah, akademisi dan swasta), Pengampu utama pelaksana sub-kegiatan (yang berada dikantor) didominasi perempuan, Kebun Raya Mangrove sebagai alternatif edukasi dan ekowisata, serta sebagai pusat penelitian di Kota Surabaya.
    Langkah 4: Pelaksana sub-kegiatan fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah secara keseluruhan didominasi laki-laki sebab mengampu pekerjaan lapangan dengan pembagian wilayah meliputi kebersihan, penanaman, dan pemeliharaan infrastruktur, sarana dan prasarana.
    Langkah 5: Tingginya dinamika pengunjung pada Kebun Raya Mangrove (KRM) dan berfokus pada klasifikasi tujuan baik laki-laki mapupun perempuan
B. PENERIMA MANFAAT Pengembangan Kebun Raya Mangrove
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Terlaksananya fasilitasi dan pembinaan untuk pengelolaan kebun raya daerah yang berkeadilan gender
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      Optimalisasi perluasan dan penguatan kerjasama/ jejaring Kebun Raya Mangrove (KRM) sehingga dapat memperbesar potensi keterlibatan perempuan
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Metode Pelaksanaan Rapat Koordinasi melalui swakelola
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 7294446817
 
Mengetahui,
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA)
Kota Surabaya
 
Agus Imam Sonhaji, ST. MMT
NIP. 19700231996021001