|
PERANGKAT DAERAH
|
Badan Penelitian dan Pengembangan (BRIDA) |
|
PROGRAM
|
Program Riset dan Inovasi Daerah |
|
KEGIATAN
|
Penelitian, Pengembangan, pengkajian dan Penerapan |
|
SUB KEGIATAN
|
Penyusunan kebijakan berbasis hasil riset |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Terlaksananya koordinasi dan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah naskah kebijakan berbasis hasil riset,Indikator Kegiatan: Jumlah fasilitasi dan pemantauan terhadap penyelenggaraan riset,
Outcome Program: Persentase Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Daerah yang dijadikan sebagai Landasan dalam Implementasi Pembangunan,Impact: Sasaran : Meningkatnya Kualitas Riset dan Inovasi Daerah
Indikator sasaran: Persentase Pemanfaatan Hasil Riset/Kajian dan Hasil Inovasi, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Walikota Nomor 41 Tahun 2025 Tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Output dari sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis riset adalah Naskah kebijakan berbasis riset yang dimanfaatkan adalah yang ditindaklanjuti menjadi:, a) substansi dalam dokumen perencanaan,
b) policy brief/policy yang disampaikan pada pimpinan,, c) surat edaran/ raperwali/naskah lainnya,
d) jurnal/prosiding/ makalah yang siap submit atau diseminarkan,, e) bahan diseminasi kepada perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya, dan/atau, f) bahan yang siap diunggah dalam website BRIDA Kota Surabaya
Langkah 3: Akses dibuka bagi Perangkat Daerah yang terlibat dalam penyusunan naskah kebijakan dan/ terdampak hasil/rekomendasi naskah kebijakan, Seluruh Perangkat Daerah yang terlibat dalam penyusunan kebijakan berbasis riset, Pengampu sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset didominasi perempuan, Terdapat naskah kebijakan yang siap dimanfaatkan
Langkah 4: Pelaksanaan output sub-kegiatan penyusunan kebijakan berbasis hasil riset disusun tidak selalu berbasis gender, namun berbasis kebutuhan dan prioritas.
Langkah 5: Topik/Tema pembahasan mengenai isu gender tidak selalu muncul. Topik merupakan representatif kebutuhan kota (berbagai jenis permasalahan yang tidak selalu mengenai isu gender)
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Penyusunan kebijakan berbasis hasil riset di daerah sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkeadilan gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Pengoptimalan keterlibatan pengampu bergender perempuan pada saat penyusunan kebijakan berbasis riset
- Metode Pelaksanaan :
- Rapat Koordinasi melalui swakelola
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 178100000
|