|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tandes |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan (Kecamatan tandes) |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dan Kelurahan (Kecamatan tandes) |
|
SUB KEGIATAN
|
Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Peningkatan Pendidikan dan Keterampilan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Tingkat partisipasi pemuda dan pemudi dalam kegiatan peningkatan pendidikan dan keterampilan. |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Keluarga yang Mengikuti Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Peningkatan Pendidikan dan Keterampilan (255 keluarga).,Indikator Kegiatan: Jumlah kegiatan kepemudaan tingkat Kecamatan yang terselenggara (1 kegiatan).,
Outcome Program: Meningkatnya kapasitas pemuda dan pemudi dalam bidang pendidikan, keterampilan, dan kewirausahaan.,Impact: Meningkatnya kemandirian ekonomi dan daya saing sumber daya manusia di Kecamatan Tandes., |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
1. Peraturan Daerah Nomor 4tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 tahun 2020 tentang Pelaksanaan
2.Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun2019 Tentang Pengarusutamaan Gender untuk mencapai pembangunan diKota Surabaya yang adil baik bagi laki-laki maupun perempuan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah penduduk Kecamatan Tandes dan tokoh pelaksana, Jumlah penduduk Kecamatan Tandes :
±90.999 orang Laki-laki: 44.684 orang
Perempuan: 46.315 orang, Tokoh Pelaksana (RW): 51 orang
Laki-laki: 46 orang
Perempuan: 5 orang, -, -
Langkah 3: Akses pelatihan keterampilan dan kewirausahaan lebih banyak dimanfaatkan oleh pemuda laki-laki dibanding pemudi., Partisipasi perempuan dalam kegiatan Karang Taruna masih terbatas, terutama pada bidang ekonomi dan keterampilan produktif, Pengambilan keputusan dalam kegiatan kepemudaan cenderung didominasi laki-laki., Manfaat program peningkatan keterampilan belum dirasakan secara merata oleh pemuda dan pemudi.
Langkah 4: 1. Perencanaan kegiatan belum sepenuhnya responsif gender.
2. Kurangnya materi dan metode pelatihan yang ramah bagi pemudi.
Langkah 5: 1. Norma sosial yang masih membatasi peran perempuan dalam kegiatan ekonomi dan kewirausahaan.
2. Keterbatasan waktu dan dukungan keluarga bagi pemudi untuk mengikuti pelatihan.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Karang Taruna di wilayah Kecamatan Tandes. |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan partisipasi setara pemuda dan pemudi dalam peningkatan pendidikan dan keterampilan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Pelibatan aktif pemudi dalam kegiatan pelatihan keterampilan dan kewirausahaan.
2. Penyusunan materi pelatihan yang inklusif dan responsif gender.
3. Penguatan peran Karang Taruna sebagai wadah pengembangan SDM pemuda dan pemudi.
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 1785000000
|