|
PERANGKAT DAERAH
|
Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam |
|
PROGRAM
|
Program Perekonomian dan Pembangunan |
|
KEGIATAN
|
Pelaksanaan Kebijakan Perekonomian |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengendalian dan Distribusi Perekonomian |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Persentase terlaksananya siklus koordinasi bidang perekonomian dan evaluasi BUMD 85% |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Laporan Hasil Pengendalian dan Distribusi Perekonomian 12 laporan,Indikator Kegiatan: Jumlah laporan pelaksanaan kebijakan perekonomian 12 laporan,
Outcome Program: Lebih banyak melibatkan laki-laki dalam pelaksanaan sub kegiatan Pengendalian dan Distribusi Perekonomian,Impact: a. Rencana pelaksanaan kegiatan serta hasil review tindaklanjut hasil monitoring bulan sebelumnya
b. Hasil rapat monitoring pengendalian harga dan ketersediaan bahan pangan tiap bulan dan hasil pengawasan pangan olahan dan ketersediaan serta harga bahan pokok penting setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)
c. Hasil pelaksaaan kegaiatan dan tindaklanjut penyelesaian permasalahan pada monitoring, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Perda No. 4 Tahun 2019 Tentang PUG
b. Perwali No. 43 Tahun 2020 tentang PUG Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah penduduk Kota Surabaya :
L : 1.494.734
P : 1.523.288
(Kota Surabaya Dalam Angka 2025), Jumlah peserta rapat tahun 2024:
L : 1038
P : 662
(Data peserta rapat), -, -, -
Langkah 3: Laki-laki dan perempuan mendapatkan akses informasi yang sama terkait sub-kegiatan Pengendalian dan Distribusi
Perekonomian, Lebih banyak laki-laki yang berpartisipasi dalam permusan kebijakan pengendalian perekonomian, Pembuat kebijakan dalam sub-kegiatan ini tidak seimbang antara laki-laki dengan Perempuan, Laki-laki lebih banyak mendapatkan manfaat daripada perempuan dalam kegiatan ini
Langkah 4: Kompetensi dan kemampuan analisis gender pegawai BPSDA tidak merata
Langkah 5: Petugas sidak pengawasan pangan olahan dan ketersediaan serta harga bahan pokok penting di pasar dan gudang distributor wilayah Kota Surabaya lebih banyak-laki
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Terwujudnya stabilitas harga bahan pokok penting |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
- Mengantisipasi teriadinya kenaikan harga bahan pangan dan memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Surabaya; dan
- Kajian/rekomendasi terkait Analisa dan Evaluasi Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan Daerah yang termanfaatkan sebagai dasar suatu kebijakan/keputusan yang responsif gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
a. Menyusun rencana pelaksanaan kegiatan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi dari tahun 2023 serta reviu tindak lanjut hasil monitoring pelaksanaan kegiatan di bulan sebelumnya
b. Mengundang Perangkat Daerah untuk hadir dalam rapat monitoring pengendalian harga dan ketersediaan bahan pangan tiap bulan, setiap menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dilakukan sidak pengawasan pangan olahan dan ketersediaan serta harga bahan pokok penting di pasar dan gudang distributor wilayah Kota Surabaya.
c. Hasil pelaksanaan kegiatan beserta tindak lanjut penyelesaian permasalahan pada monitoring, dilaporkan secara tertulis kepada Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan/atau Sekretaris Daerah
Disarankan untuk melibatkan Perempuan lebih banyak
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 2860918691
|