|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kesehatan |
|
PROGRAM
|
Program Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Olahraga |
|
KEGIATAN
|
Penyediaan pelayanan untuk UKM/UKP rujukan Tingkat daerah kab/kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengelolaan Kesehatan kerja dan olahraga |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Jumlah pemeriksaan kebugaran jasmani pada pekerja dan kelompok masyarakat (terpilah gender dan usia) |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Persentase peningkatan kebugaran jasmani peserta (berdasarkan hasil tes kebugaran),Indikator Kegiatan: Persentase peningkatan produktivitas kerja yang dikaitkan dengan kebugaran,
Outcome Program: Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat usia produktif,Impact: Terwujudnya kesetaraan gender dalam akses aktivitas olahraga dan kesehatan kerja, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender
Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pengukuran Kebugaran Jasmani meliputi di
antaranya :
Pengukuran Kebugaran pada OPD dengan peseserta 150 orang
L : 78
P : 72, Pengukuran Kebugaran Jasmani pada Kelompok Olahraga Masyarakat dengan peseserta 100 orang, Pengukuran Kebugaran Jasamani pada Siswa SMP dengan peseserta 90 anak
L : 41 anak
P : 49 anak, -, -
Langkah 3: Adanya Kerjasama lintas sektor antara Dinas Kesehatan dengan Dinas Pendidikan, Kecamatan /
Kelurahan dan Puskesmas, Jumlah Peserta Pengukuran Kebugaran yang meliputi diantaranya :
1. OPD :
L : 78 (52 persen)
P : 72 (48 persen), Kelompok Olahraga Masyarakat :
L : 7 (7 persen)
P : 93 (93 persen), Dengan sosialisasi terkait aktivitas fisik yang dilakukan secara Baik Benar Teratur dan Terukur (BBTT) serta pelaksanaan kegiatan secara terjadwal, peserta dapat mengontrol daya tahan tubuhnya dan mengontrol pola makan yang sehat
Langkah 4: Permasalahan internal OPD adalah terbatasnya Pemegang Program Kesehatan Olahraga
Langkah 5: Sasaran kegiatan rata rata di dominasi oleh Perempuan daripada laki laki
2. Didalam kelompok olahraga masyarakat yang mana sebagai sasaran kegiatan aktivitas fisik terfokus pada Kader Surabaya Hebat (KSH), dimana para anggota KSH adalah warga surabaya yang aktif dalam membantu program pemerintah kota. Warga tersebut lebih didominasi para ibu rumah tangga yang aktif dalam kegiatan kegiatan social
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
OPD, Kelompok Olahraga Masyarakat dan Siswa SMP |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan kebugaran jasmaninya, berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang, untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmaninya serta untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Pembinaan Pembinaan Aktivitas Fisik yang Baik Benar Taratur dan Terukur (BBTT) dengan sasaran :
1. Staff OPD
2. Kelompok Olahraga Masyarakat
3. Siswa SMP
Pelaksanaan
Pengukuran Kebugaran Jasmani bagi :
1. Staff Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya
2. Staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
3. Saka Bhakti Husada (SBH)
4. Siswa siswi SMP
- Metode Pelaksanaan :
- pembelian secara elektronik
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 44885000
|