|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kesehatan |
|
PROGRAM
|
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat |
|
KEGIATAN
|
Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah/kabupaten |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Orang dengan HIV (ODHIV) |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Jumlah ODHIV yang menerima intervensi gizi (makanan tambahan/suplementasi) |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Persentase ODHIV yang mengalami peningkatan status gizi setelah intervensi,Indikator Kegiatan: Persentase pelaporan program HIV berbasis data terpilah gender,
Outcome Program: Meningkatnya kepatuhan pengobatan ODHIV,Impact: Meningkatnya derajat kesehatan dan kesejahteraan ODHIV secara inklusif, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: 1. Data orang berisiko HIV Tahun 2024 (semester 1) sejumlah 59.558 dengan rincian Laki-laki : 20.905 (35,10 persen) dan perempuan : 38.653 (64,89 persen)., 2. Data kasus HIV tahun 2024 (semester 1) sejumlah 626 orang, dengan rincian Laki-laki : 511 (81,62persen) dan perempuan : 115 (18,37 persen)., -, -, -
Langkah 3: ODHIV Laki-laki dan perempuan mendapatkan akses yang sama terhadap pelayanan HIV, Perempuan lebih tertutup daripada laki-laki untuk menyampaikan kondisi kesehatannya, a. Dinas Kesehatan
b. Puskesmas
c. ODHIV, ODHIV laki-laki maupun perempuan mendapatkan manfaat pelayanan HIV
Langkah 4: 1. Keterbatasan jumlah tenaga yang memamaham tentang HIV baik di Dinas Kesehatan, aparatur pemerintahan, kader maupun masyarakat
2. Pandangan masyarakat bahwa Orang dengan HIV cenderung laki-laki
3. Perempuan lebih beresiko tertular HIV
Langkah 5: 1. Peran seluruh sektor terkait dalam untuk mendukung upaya pencegahan ODHIV belum maksimal
2. Fasilitas Kesehatan yang menangani penderita ODHIV masih kurang
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Orang Dengan HIV (ODHIV) ber KTP Surabaya yang melakukan pengobatan di Fasilitas Kesehatan Kota Surabaya dengan status gizi kurang dan merupakan keluarga miskin |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Tercapainya berat badan normal
2. Teratasinya penyakit infeksi oportunistik
3. Tercapainya kualitas hidup yang optimal pada ODHIV untuk tetap produktif, aktif bersosialisasi dengan keluarga dan masyarakat
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Memberikan intervensi gizi kepada ODHIV pada semua stadium HIV
- Metode Pelaksanaan :
- pembelian secara elektronik
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 898867200
|