GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2026

PERANGKAT DAERAH Dinas Kesehatan
PROGRAM Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
KEGIATAN Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota
SUB KEGIATAN Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi
KINERJA RESPONSIF GENDER Persentase penderita hipertensi usia ≥15 tahun (laki-laki dan perempuan) yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah penderita hipertensi usia ≥15 tahun yang terlayani sesuai standar, terpilah menurut jenis kelamin.,Indikator Kegiatan: Jumlah fasilitas kesehatan yang memberikan layanan hipertensi sesuai standar., Outcome Program: Meningkatnya cakupan pelayanan hipertensi usia ≥15 tahun sesuai standar,Impact: Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat secara adil dan merata.,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Pengarusamaan Gender Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Pengarustamaan Gender
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: 1. Jumlah Puskesmas di Surabaya sebanyak 63 Puskesmas, 2. Target Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun Total = 727.432, 3. Capaian Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun pada bulan januari sampai juli 2024 Total = 425.517 dengan rincian Laki-laki = 165.361 dan perempuan = 260.156, -, -
    Langkah 3: Adanya kesamaan akses perempuan dan laki-laki terhadap pelayanan Puskesmas, Proporsi perempuan yang berkunjung ke puskesmas lebih besar dibandingkan laki-laki, Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Tim P2PTM, Laki-laki dan perempuan mendapatkan manfaat yang sama untuk meningkatkan derajat kesehatannya
    Langkah 4: 1. Banyak individu usia produktif tidak menyadari pentingnya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi 2. Beberapa pasien tidak mengikuti saran atau jadwal kontrol yang direkomendasikan, sehingga menghambat dalam pengelolaan kondisi dan untuk mencegah komplikasi penyakit mereka.
    Langkah 5: Pengobatan tradisional atau cara-cara alami lebih diprioritaskan daripada pengobatan medis modern
B. PENERIMA MANFAAT Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    1. Melakukan deteksi dini Hipertensi pada Masyarakat 2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko. 3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah gratis di fasilitas kesehatan, sekolah, kantor,swasta dan acara komunitas. 2. Melakukan kunjungan rumah untuk kelompok rentan seperti lansia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas. 3. Mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola makan sehat, seperti diet rendah garam dan tinggi serat, melalui lokakarya, pelatihan memasak, atau pedoman berbasis komunitas. 4. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi.
    2. Metode Pelaksanaan :
      • pembelian secara elektronik
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2026
  3. Biaya Yang Diperlukan: 168119600
 
Mengetahui,
Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya
 
Nanik Sukristina S.KM, M.Kes
NIP.