|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PEMENUHAN HAK ANAK (PHA) |
|
KEGIATAN
|
Penguatan dan
Pengembangan
Lembaga
Penyedia
Layanan
Peningkatan Kualitas Hidup Anak Kewenangan |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengembangan
Komunikasi,
Informasi dan
Edukasi
Pemenuhan Hak
Anak bagi
Lembaga
Penyedia
Layanan
Peningkatan
Kualitas Hidup
Anak Tingkat
Daerah
Kabupaten/Kota |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1. Terlaksananya kegiatan FAS sesuai timeline terjadwal
2. Tercapainya advokasi bagi Gugus Tugas KLA untuk pembangunan Surabaya Kota Layak Anak
3. Terlaksananya rapat koordinasi yang melibatkan stakeholder KLA dalam rangka persiapan evaluasi KLA
4. Terlaksananya Sosialisasi Dinamika Remaja di 180 Lembaga Pendidikan
5. Terlaksananya evaluasi Sekolah Ramah anak di kota Surabaya yang terbagi dalam tiga kategori yaitu Mau, Mampu dan Maju
6. Terlaksananya Hari Anak Nasional sebagai wadah ekspresi bagi anak-anak Kota Surabaya |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Dokumen
Komunikasi
Informasi dan Edukasi (KIE)
Pemenuhan Hak
Anak bagi
Lembaga
Penyedia Layanan
Peningkatan
Kualitas Hidup
Anak Kewenangan Kabupaten/Kota,Indikator Kegiatan: Kegiatan yang
memfasilitasi
dalam upaya
pencapaian
indikator Kota
Layak Anak,
Outcome Program: Persentase
Kelurahan Layak
Anak,Impact: Sasaran 3.
Meningkatnya Indeks
Pemberdayaan
Gender (IDG)
Indikator sasaran
Komponen
keterwakilan
perempuan dalam
parlemen, perempuan
sebagai tenaga
professional, manajer
administrasi, dan
teknisi serta
sumbangan
pendapatan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak Perwali Nomor 61 Tahun 2024 tentang Mekanisme Penyelenggaraan Kota Layak Anak Surat Keputusan Walikota Nomor 100.3.3.3/72/436.1.2/2024 tentang Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Surabaya terdiri dari Unsur Perangkat Daerah Kota Surabaya, unsur kepolisian, unsur pengadilan, unsur LSM, unsur rumah sakit, unsur kecamatan, unsur kelurahan, unsur media, unsur dunia usaha yang mewakili bidang Kesehatan, sosial, pendidikan, perlindungan, serta infrastruktur dan lingkungan, Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir) tahun 2024 sebanyak 207 sekolah dengan rincian sebagai berikut, SD: 123 sekolah (59%) SMP/MTs 77 sekolah (37%)
SMA/SMK: 5 Sekolah (1%) TK & SKNB, 2 Lembaga (1%), Jumlah Narasumber Sosdir sebanyak 14 orang.
dengan rincian sebagai berikut
L = 3 orang (21%)
P = 11 orang (79%), Keanggotaan Forum Anak
Surabaya 2024
L = 8 Orang (22%)
P = 36 Orang (78%)
Langkah 3: Lembaga pendidikan se-tingkat Sekolah Dasar dan Menengah, baik yang berasal dari sekolah negeri ataupun swasta, serta Lembaga Pendidikan pesantren mendapat kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses dari DP3APPKB yang seimbang, Partisipan kegiatan Eyang mengikuti Sosialisasi Dinamika Remaja (Sosdir) 2024 didominasi oleh Lembaga Pendidikan setingkat Sekolah Dasar (SD) dengan
rincian sebagai berikut:
SD 59%
SMP/MTs: 37%
SMA/SMK: 1%
TK & SKB: 1%
Selain itu terkait dengan pemenuhan indikator Kota Layak Anak (KLA) Gugus Tugas Kota Surabaya Layak Anak juga turut berpartisipasi. Kehadiran peserta relatif seimbang antara laki-laki dengan perempuan, DP3APPKB memiliki kontrol terhadap kegiatan Forum Anak Surabaya, Sosdir, dan Advokasi Kota Layak Anak di Kota Surabaya, Manfaat dari sub-kegiatan ini diterima dengan baik oleh seluruh partisipan atau peserta dengan baik dengan pembagian sebagai berikut:
SD: 123 sekolah
SMP/MTs 77 sekolah
TK & SKNB: 2
SMA/SMK: 5 Sekolah Lembaga )Serta seluruh keanggotaan Gugus Tugas Kota Surabaya Layak Anak
Langkah 4: Belum semua SDM memahami konsep pembangunan ramah anak dan gender
Sosdir dilakukan secara terbatas hanya pada Lembaga pendidikan yang menjadi peserta kegiatan karena keterbatasan Sumber Daya.
Langkah 5: Tidak semua orang
memahami bahwa
pembangunan layak anak dan layak
gender
penting untuk dilaksanakan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Satu (1)
Dokumen Profil
Anak Kota
Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Menyusun Dokumen Komunikasi
Informasi dan Edukasi (KIE)
Pemenuhan Hak Anak
berupa Profil Anak Kota
Surabaya
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Fasilitasi Forum Anak Surabaya (FAS)
2. Penguatan Gugus Tugas KLA
3. Rapat Koordinasi terkait persiapan Evaluasi Kota Layak Anak
4. Sosialisasi Dinamika Remaja
5. Evaluasi Sekolah Ramah
Anak pada SD dan SMP Negeri
6. Peringatan Hari Anak Nasional
- Metode Pelaksanaan :
- 1) Aktivitas
Fasilitasi Forum Anak Surabaya (FAS) a.
Penguatan Gugus Tugas KLA b
Rapat Koordinasi terkait persiapan Evaluasi Kota Layak Anak C.
d. Sosialisasi Dinamika Remaja
e. Evaluasi Sekolah ramah Anak
f. Peringatan Hari Anak Nasional
2. Metode Pelaksanaan
Swakelola
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 111111111
|