|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Dukuh Pakis |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN |
|
KEGIATAN
|
Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Tingkat Kecamatan dan Kelurahan |
|
SUB KEGIATAN
|
Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Membangun Kerja Sama antar-Keluarga, Warga, dan Kelompok Masyarakat |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
- Pada tahun 2026 akan dilaksanakan kegiatan pemberdayaan keluarga sebanyak 12 kegiatan
- Jumlah keluarga yang didampingi sebanyak 12.480 keluarga |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Terlaksananya Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Membangun Kerja Sama antar-Keluarga, Warga, dan Kelompok Masyarakat,Indikator Kegiatan: Meningkatnya kualitas pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga,
Outcome Program: Meningkatnya partisipasi masyarakat di wilayah Kecamatan dalam peningkatan inovasi,Impact: - Meningkatnya kesadaran keluarga akan pentingnya kerja sama menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan aman
- Menurunnya permasalahan masalah kesejahteraan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender
b. Peraturan Walikota Surabaya Nomor 43 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengarustamaan Gender
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Sebagai Gambaran Sub Kegiatan ini sasaran utamanya adalah keluarga, keluarga merupakan unit sosial terkecil dalam Masyarakat yang terdiri dari suami, istri dengan anaknya., Kecamatan Dukuh Pakis dengan Jumlah Penduduk Laki-laki 29.349 Jiwa dan Perempuan 29.996 Jiwa dengan Jumlah Penduduk 59.345 Jiwa (Data Berdasarkan Data Dispenduk Tahun 2024)., Kecamatan Dukuh Pakis dengan Jumlah Penduduk Laki-laki 29.349 Jiwa dan Perempuan 29.996 Jiwa dengan Jumlah Penduduk 59.345 Jiwa (Data Berdasarkan Data Dispenduk Tahun 2024)., Kecamatan Dukuh Pakis dengan Jumlah Penduduk Laki-laki 29.349 Jiwa dan Perempuan 29.996 Jiwa dengan Jumlah Penduduk 59.345 Jiwa (Data Berdasarkan Data Dispenduk Tahun 2024)., Kecamatan Dukuh Pakis dengan Jumlah Penduduk Laki-laki 29.349 Jiwa dan Perempuan 29.996 Jiwa dengan Jumlah Penduduk 59.345 Jiwa (Data Berdasarkan Data Dispenduk Tahun 2024).
Langkah 3: - Masih adanya balita stunting dan pra stunting
- Masih adanya ibu hamil resiko tinggi
- Masih adanya warga yang putus sekolah
- Masih adanya warga miskin
- Adanya kesenjangan ekonomi yang cukup tinggi, - Adanya beban ganda khususnya pada Perempuan yang bekerja yang harus bertanggung jawab juga dalam urusan domestik
- Stereotip dalam pengasuhan, persepsi urusan pengasuhan diserahkan ke, Ketimpangan dalam pengambilan Keputusan, terbesar dari laki-laki, - Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Pengambilan Keputusan
- Distribusi Beban Kerja yang Adil (Work-Life Balance)
- Terciptanya tanggung jawab dalam keluarga
Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender (KBG
Langkah 4: - Kurangnya personil/petugas Kecamatan dalam pelaksanaan pekerjaan untuk pemberdayaan keluarga
- Kurangnya kompetensi analisis gender bagi pegawai
Langkah 5: - Kurangnya edukasi mengenai pola asuh pada anak, yang mengakibatkan balita stunting/pra stunting
- Adanya budaya patriarki yang kuat, laki-laki dianggap pengambil Keputusan di ranah publik, Perempuan di ranah domestik.
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
12600 keluarga |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
- Mewujudkann pembagian peran yang adil antara suami, istri dalam pengasuhan di keluarga
- Meningkatkan partisipasi bermakna dalam pengambilan Keputusan
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
- Melakukan sosialisasi pengasuhan bekerjasama dengan lintas sektor
- Mengadakan Musrenbang yang inklusif, dengan mendengarkan suara perempuan
- Metode Pelaksanaan :
- - Pertemuan tatap muka dengan sasaran program
- Melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dengan berkoordinasi dengan PD terkait
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2026
-
Biaya Yang Diperlukan: 5375148000
|