|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
|
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
|
KEGIATAN
|
1.01.02.2.03 Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) |
|
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.03.0011 Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik PAUD |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Kegiatan pemberian BOP PAUD pada siswa PAUD
L : 46.070 (50,86%)
P : 44.519 (49,14%) |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah penerima jaspel
L : 105 (1,25%)
P : 8.288 (98,75%),Indikator Kegiatan: Jumlah Peserta Didik PAUD yang Mengikuti Proses Belajar 88878 Satuan Pendidikan,
Outcome Program: Persentase guru PAUD yang kompeten 100%,Impact: Terwujudnya Satuan Pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
1. Undang- Undang nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Peraturan Pemerintah nomor 4 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tentang Standar Nasional Pendidikan
4. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 Tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik- Integratif
5. Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini
6. Permendikbud ristek nomor 21 Tahun 2022 Tentang Standar Penilaian Pendidikan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar dan Jenjang Pendidikan Menengah
7. Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia nomor 146 tahun 2014 tentang kurikulum 2013 pendidikan anak usia dini
8. Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan republik indonesia nomor 79 tahun 2015 tentang data pokok pendidikan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah lembaga PAUD 2.606 satuan pendidikan, Jumlah guru PAUD
L : 75 (1,55%)
P : 11.140 (98,45%), Jumlah Ketua PAUD
L : 38 (1,50%)
P : 2.847 (98.50%), Jumlah siswa dari sekolah yg menerima BOP PAUD
L : 46.070 (50,86%)
P : 44.519 (49,14%), Pengampu subkegiatan
Eselon II
L : 1
P : 0
Eselon III
L : 1
P : 0
Eselon IV
L : 1
P : 0
Langkah 3: Adanya kemudahan akses bagi peserta didik mendapatkan layanan pendidikan, Masih adanya pandangan bahwa yang dapat mengenyam pendidikan harus laki-laki dimana berdasarkan data lebih banyak siswa laki-laki daripada perempuan, - Guru PAUD didominasi oleh perempuan
- Ketua PAUD didominasi oleh perempuan
- Siswa yang menerima BOP - PAUD didominasi oleh laki-laki
- Pengampu Subkegiatan ini didominasi oleh laki-laki, Kegiatan penyelenggaran Proses Belajar secara menyeluruh pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini, meliputi:
a. Proses pembelajaran
b. Penilaian hasil belajar peserta didik oleh satuan pendidikan
c. Pelaksanaan Standar Nasional yang telah ditetapkan
d. Pelaksanaan PAUD HI
e. Pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan
f. Penaman nilai2 Pancasila serta pengembangan Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik
g. Pelaksanaan kurikulum PAUD
h. Peningkatan mutu PAUD
Langkah 4: 1. Kurangnya personil Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan kegiatan Penyelenggaraan Proses Belajar PAUD
2. Kurangnya sosialisasi dan publikasi kegiatan ke masyarakat langsung
Langkah 5: 1. Kurangnya peserta didik perempuan pada pendidikan dikarenakan faktor norma sosial, budaya, atau ekonomi
2. Mendorong keterlibatan laki-laki dalam upaya mewujdukan kesetaraan gender
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Siswa PAUD dan Tenaga Kependidikan PAUD |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Pemerataan dan perluasan akses pendidikan di kota Surabaya dan mendorong sekolah untuk memenuhi standar nasional pendidikan sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan yang responsif gender untuk mengurangi jumlah anak putus sekolah
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Melaksanakan pemberian BOP PAUD
- Metode Pelaksanaan :
- Kegiatan pemberian BOP PAUD pada siswa PAUD
L : 46.070 (50,86%)
P : 44.519 (49,14%)
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 54036068100
|