|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pendidikan |
|
PROGRAM
|
1.01.02 Program Pengelolaan Pendidikan |
|
KEGIATAN
|
1.01.02.2.03 Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) |
|
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.03.0017 Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Output aktifitas:
1. Pelaksanaan sosialisasi realisasi BOSP untuk barang yang ber-TKDN dilaksanakan 1 kali
2. Rapat koordinasi percepatan BOSP PAUD dan Kesetaraan Tahap I dilaksanakan 1 kali |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Output Indikator sub kegiatan:
Jumlah Ketua PAUD
L : 38 (1,50%)
P : 2.847 (98.50%),Indikator Kegiatan: Jumlah PAUD yang Dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen 2355 satuan pendidikan,
Outcome Program: Persentase guru yang mendapat pengembangan karir 48%,Impact: Terwujudnya Satuan Pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Perwali nomor 70 tahun 2021 pasal 9 ayat g. pelaksanaan pengelolaan dan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Negeri;dan ayat h. pelaksanaan pemrosesan pemberian izin pendirian, perubahan serta penutupan izin satuan pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah lembaga PAUD 2.606 satuan pendidikan, Jumlah guru PAUD
L : 75 (1,55%)
P : 11.140 (98,45%), Jumlah Ketua PAUD
L : 38 (1,50%)
P : 2.847 (98.50%), Jumlah penilik
L : 7 (77,78%)
P : 2 (22,22%), Pengampu subkegiatan Eselon II
L : 1
P : 0
Eselon III
L : 0
P : 1
Eselon IV
L : 1
P : 0
Langkah 3: Adanya kemudahan akses bagi pendidik PAUD untuk memberikan layanan pendidikan, Masih adanya pandangan bahwa yang pekerjaan di PAUD seringkali dikaitkan dengan kesabaran, ketelitian, dan kemampuan untuk berinteraksi dengan anak-anak secara emosional., - Guru PAUD didominasi oleh perempuan
- Ketua PAUD didominasi oleh perempuan
- Pengampu Subkegiatan ini didominasi oleh laki-laki, Pembinaan kelembagaan dan manajemen PAUD merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting. Dengan memberikan dukungan yang berkelanjutan kepada lembaga PAUD, kita dapat memastikan bahwa setiap anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini
Langkah 4: 1. Kurangnya personil Dinas Pendidikan dalam pelaksanaan kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD
2. Kurangnya sosialisasi dan publikasi kegiatan ke masyarakat langsung
Langkah 5: 1. Perempuan seringkali diharapkan untuk menggabungk an peran sebagai ibu rumah tangga dan pekerja
2. Mendorong keterlibatan laki-laki dalam upaya mewujdukan kesetaraan gender
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Lembaga Pendidikan PAUD |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Melakukan pembinaan terhadap lembaga PAUD dan mendorong PAUD agar meningkatkan mutu/ kualitasnya yang responsif gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Sosialisasi Realisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk Barang yang Ber-TKDN
2. Rapat Koordinasi Percepatan Pelaporan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) PAUD dan Kesetaraan Tahap I
- Metode Pelaksanaan :
- • Sosialisasi Realisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)
untuk Barang yang Ber-TKDN dan dihadiri oleh penilik PAUD
L : 7 (77,78%)
P : 2 (22,22%)
dan Ketua PAUD
L : 38 (1,50%)
P : 2.847 (98.50%)
• Rapat Koordinasi Percepatan Pelaporan Bantuan Operasional Satuan
Pendidikan (BOSP) PAUD dan Kesetaraan Tahap dan dihadiri oleh penilik
PAUD
L : 7 (77,78%)
P : 2 (22,22%)
dan Ketua PAUD
L : 38 (1,50%)
P : 2.847 (98.50%)
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 807111640
|