GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Benowo
PROGRAM Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tambak Osowilangun
SUB KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER • Pada tahun 2025 akan diadakan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin sepatu/sandal Kelurahan Tambak Osowilangun • Pada tahun 2025 akan dilaksanakan sosialisasi tentang pentingnya pengurusan NIB bagi pengrajin sepatu /sandal Kelurahan Tambak Osowilangun • Koordinasi dengan PD tahun 2025 dengan rencana yang akan dilaksanakan .
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Tambak Osowilangun,Indikator Kegiatan: Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, Outcome Program: • Meningkatnya pengetahuan, keahlian, dan kualitas produk pengrajin sepatu/sandal Kelurahan Tambak Osowilangun • Meninngkatnya prerkonomian dan kesejahteraan pengrajin sepatu/sandal di Kelurahan Tambak Osowilangun,Impact: Terwujudnya peningkatan kesejahteraan Masyarakat (khususnya pengrajin sepatu/sandal) di Kelurahan Tambak Osowilangun,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Penyusunan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dilaksanakan sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor : 4 tahun 2019 tentang Pengarusutamaan Gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 tahun 2020 tetang Pengarusutamaan Gender untuk mencapai pembangunan di Kota Surabaya yang adil baik bagi laki-laki maupun perempuan
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah penduduk Kelurahan kelurahan Tambak Oso Wilangun L : 1.956 orang P : 1.942 orang, Jumlah anggota Pengrajin sepatu/sandal di Kelurahan Tambak Osowilangun sebagai berikut : L : 35 orang P : 9 orang, Jumlah Tokoh Masyarakat (LPMK, RW, RT) sebagai berikut: L : 16 orang P : 1 orang, -, -
    Langkah 3: Masyarakat baik Laki-laki maupun perempuan mendapat kesempatan yang sama dalam kegiatan pemberdayaan pelatihan bagi pegrajin sepatu/sandal dengan presentase Laki laki (79 %) Perempuan (21%), Proporsi jumlah pengrajin sepatu/sandal yang mengikuti program pelatihan lebih banyak laki-laki dari pada perempuan, Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini lebih banyak laki-laki., Manfaat bagi pengrajin sepatu/sandal baik laki-laki maupun perempuan yang mengikuti pelatihan dapat mengembangkan kemampuan, keahlian dan meningkatkan kualitas produknya
    Langkah 4: • Budaya di Masyarakat yang masih menganggap bahwa pelaku usaha sepatu/ sandal yang lebih aktif adalah laki-laki. • Kurangnya motivasi bagi pengrajin sepatu/ sandal dalam pengembangan usahanya
    Langkah 5: • Adanya persepsi di masyarakat bahwa yg mampu dan punya keahlian untuk melakukan usaha sepatu/ sandal adalah laki-laki. • Lingkungan masyarakat yang kurang peka terhadap isu gender
B. PENERIMA MANFAAT Pengrajin sepatu/sandal di Kelurahan Tambak Osowilangun
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    • Terpenuhinya kegiatan pelatihan bagi Pengrajin sepatu/ sandal di Kelurahan Tambak Osowilangun yang responsif Gender • Meningkatkan pengetahuan , keahlian dan, kualitas produk, pengrajin sepatu/sandal Kelurahan Tambak Osowilangun
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      • Melakukan sosialisasi terkait regulasi serta pemahaman isu kesetaraan gender pada setiap kegiatan yang melibatkan Masyarakat • Melakukan pelatihan dan pendampingan kepada pengrajin sepatu/ sandal • Sosialisasi pentingnya pengurusan NIB bagi pengrajin sepatu/sandal • Koordinasi dengan dinas terkait tentang pelatihan bagi pengrajin sepatu/sandal
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Pihak lain/Penyedia
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 482053590
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Benowo
Kota Surabaya
 
Denny Christupel Tupamahu, AP, S.H, SE, M.Si, M.H, M.Psi
NIP.