GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Sukomanunggal
PROGRAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan (Simomulyo Baru)
SUB KEGIATAN Pemberdayaan masyarakat di Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER 1. Terpenuhinya biaya operasional ketua RT/RW dan LPMK 2. Terpenuhinya kebutuhan listrik dan air dari operasional balai RW 3. Belum terpenuhinya kebutuhan konsumsi untuk kegiatan di Balai RW
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan,Indikator Kegiatan: Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi, Outcome Program: Persentase kelurahan yang menindaklanjuti konsep inovasi,Impact: Memberdayakan masyarakat kelurahan simomulyo baru,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    a. Permendagri No. 130 Tahun 2018 Tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan b. Perwali Surabaya No. 70 Tahun 2022 Tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan c. Perwali Surabaya No. 14 Tahun 2023 Tentang Pelimpahan Sebagian Urusan Otonomi Daerah Kepada Kecamatan
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Simomulyo Baru L: 21.468 orang P: 21.319 orang, Ketersediaan Balai RW 2025 : Ada : 10 RW, Kondisi Balai RW Th 2025: Baik : 9 RW Rusak Ringan : 1 RW, Jumlah Ketua RW 2025 L : 10 orang P : 0 orang, Jumlah Ormas Th 2025 Kel. Simomulyo Baru : a. Kader Surabaya Hebat (KSH) : L : 1 orang P: 387 orang b. Tim KTPR : L : 3 orang P : 1 orang c. Karang Taruna Kelurahan L : 9 orang P : 9 orang
    Langkah 3: Balai RW memiliki akses dalam penempatan sarana-prasarana pendukung aktivitas di tingkat RW, Ketua RW membantu memberikan usulan kebutuhan pelatihan dan sarpras untuk di wilayah RW/RT, Ketua RW dapat memfilter usulan kebutuhan dari tiap RT, Terfasilitasinya sarpras di balai RW dan lingkungan wilayah RW serta terlatihnya warga di wilayah RW
    Langkah 4: Keterbatasan anggaran dakel dalam mengakomodir usulan dari para RW
    Langkah 5: Usulan dari para RW yang mayoritas sarpras dipergunakan oleh bapak-bapak karena pengurus RW/RT banyak yang laki-laki
B. PENERIMA MANFAAT LPMK, RT, RW dan masyarakat di wilayah kelurahan
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan Keharmonisan dan Kerjasama antara Ketua RT/RW dengan Kelurahan agar Program-Program Pemerintah Kota Surabaya dapat tersampaikan dan termanfaatkan dengan baik
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Pemenuhan biaya operasional ketua RT/RW dan LPMK 2. Pemenuhan kebutuhan listrik dan air dari operasional balai RW/RT 3. Pemenuhan kebutuhan konsumsi untuk kegiatan di Balai RW untuk kegiatan anak-anak dan lansia (posyandu) maupun keluarga (puspaga)
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Swakelola
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 1461024000
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Sukomanunggal
Kota Surabaya
 
Dwi Anggara Widya Sukma, SSTP
NIP.