|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana |
|
PROGRAM
|
1.01.02
Program Pengelolaan Pendidikan |
|
KEGIATAN
|
1.01.02.2.04
Pengelolaan Pendidikan Non Formal/Kesetaraan |
|
SUB KEGIATAN
|
1.01.02.2.04.0016
Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen Sekolah Nonformal/Kesetaraan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1.Jumlah Pegawai yang mengikuti Rapat Koordinasi…… pengarahan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
dilaksanakan sebanyak … kali
L: 5 orang (50%)
P: 5 orang (50%)
2.Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengiktui sosialisasi terkait dengan pembengan individu untuk memastikan semua memiliki kesempatan yang sama untung berkembang dalam karier.
3. Jumlah kepala Satuan pendidikan nonformal/ kesetaraan yang mengikuti penyuluhan mengatasi stereotip gender. |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%),Indikator Kegiatan: Jumlah Sekolah Nonformal/Kesetaraan yang Dilaksanakan
Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen 34 lembaga,
Outcome Program: Persentase Pendidikan Nonformal/Kesetaraan yang sesuai
standar nasional pendidikan 89,21%,Impact: Sasaran 1 : Terwujudnya Satuan Pendidikan yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan Indikator sasaran : Persentase Warga Negara Usia 7-18 Tahun yang belum menyelesaikan pendidikan kesetaraan, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Dasar Hukum tentang adanya Lembaga yang memberikan pelayanan pada masyarakat
Perwali No. 20 Tahun 2023
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Lembaga (sesuai sasaran)
Paket A
Paket B
Paket C
LKP se Surabaya,
Pimpinan, Sekretaris, dan Bendahara L/P Data sosialisasi tahun sebelumnya, Jumlah siswa PKBM :
L : 1.897
(62,77%)
P : 1.125
(37,23%), Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%), Pejabat pengampu kegiatan
Eselon II :
L : 1
P : 0
Eselon III :
L : 1
P : 0, Eselon IV :
L : 1
P : 0
Langkah 3: Akses bagi lembaga yang terdaftar….. dengan kualifikasi …..
Adanya kesamaan akses bagi jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%) (data ditulis di langkah 2), Partisipan adalah lembaga yang telah terakreditasi ….. Jumlah Ketua PKBM yang mendapatkan Sosialisasi Akreditasi PKBM di tahun 2024:
L : 18 (46,15%)
P : 21 (53,85%)
Dari data tersebut terdapat perbedaan yang yakni lebih banyak perempuan daripada laki-laki, Pejabat pengawas (Jika ada data kuantitatif munculkan di langkah 2) subkegiatan
Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD
didominasi oleh laki-laki., Lembaga yang sudah terakreditasi, peserta sosialisasi, dan peserta didik lembaga…. menerima manfaat dalam subkegiatan ini.
Dengan Sosialisasi terkait dengan Akreditasi Satuan Pendidikan PKBM dan LKP agar dapat meningkatkan mutu/ kualitasnya.
Jumlah Sekolah Nonformal/Kesetaraan yang Dilaksanakan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen 34 lembaga
Langkah 4: (Permasalahan internal PD)
1. Belum semua SDM Dispendik Kota Surabaya memahami konsep Pengarusutamaan gender & Perencanaan Penganggaran responsif Gender
2. ….. misal, belum ada data anak putus sekolah
3. Akses pengawas lebih banyak ada pada laki-laki
Langkah 5: (Permasalahan diluar PD)
Peran perempuan dalam pengembangan anak-anak sering diakui dan dihargai dalam konteks pendidikan nonformal/ kesetaraan, dan ini dapat menjadi faktor yang mendukung peningkatan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan nonformal/kesetaraan.
Budaya atau stereotip gender tertentu yang menghubungkan perempuan dengan kemampuan mengasuh dan mengajar anak-anak, sehingga membuat mereka lebih banyak muncul dalam peran kepemimpinan di pendidikan nonformal/ kesetaraan.
Sulitnya persyaratan akreditasi nasional
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Lembaga PKBM Paket A, B dan C, LKP, peserta didik PKBM dan LKP se Surabaya, Pimpinan, Sekretaris, dan Bendahara (administrasi) LKP dan PKBM paket A, B dan C Serta SKB |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan peran pengelola LKP dan PKBM sebagai fasilitator peningkatan mutu dari segi pengelolaan operasional kelembagaan maupun dari segi pembelajaran yang responsif gender (mengurangi jumlah anak putus sekolah)
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
(Judul kegiatan sesuai perencanaan penganggaran)
1.Rapat koordinasi internal Dinas Pendidikan terkait konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
2. Misal… sosialisasi untuk persiapan akreditasi
3. Memberikan pendampingan pada staf perwakilan bidang untuk mempejari konsep Pengarusutamaan gender &Perencanaan Penganggaran responsif Gender
4. Menyediakan pelatihan dan pengembangan bagi semua individu, baik laki-laki maupun perempuan, untuk memastikan bahwa semua karyawan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang dalam karier mereka.
5. Melakukan kegiatan penyuluhan dan peningkatan kesadaran untuk mengatasi stereotip gender dan menciptakan lingkungan yang mendukung kesetaraan
- Metode Pelaksanaan :
- 1. Bisa Melalui Rapat Sosialisasi, Pelatihan (Yg Dilaksanakan Sendiri Tulis Swakelola)
2. Pembuatan Buku/Kebijakan, Pendampingan Dan Lainya (Dilaksanakan Pihak Lain Tulis Pihak Ketiga)
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 450000000
|