|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Asemrowo |
|
PROGRAM
|
Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan |
|
SUB KEGIATAN
|
Peningkatan partisipast Masyarakat dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kelurahan |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Pelaksanaan Musbangkel Perencanaan Pembangunan tingkat Kelurahan pada tahun 2028 akan diadakan ditiap-tiap Kelurahan masing-masing 2 kall dalam 1
tahun |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Laporan laporan datam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan di masing-masing kelurahan,Indikator Kegiatan: Jumlah unsur lembaga yang hadir dalam kegiatan musbangkel pada tingkat Kelurahan,
Outcome Program: Terwujudnya usulan masyarakat terkait pembangunan sarana prasarana di kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan
- Tercapainya Jumlah Lembaga Kemasyarakatan yang Berpartisipasi dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kelurahan 4 Lembaga
Kemasyarakatan,Impact: Persentase usulan musbangkel yang menjadi pembangunan prioritas, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Perda NO 4 Tahun 2019 Tentang PUG
b. Perwali NO 43 Tahun 2020 Tentang PUG Kota Surabaya
c. Permen Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat
Di Kelurahan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Luas wilayah kecamatan Asemrowo : 15,44 km2
Dengan kepadatan penduduk 3.132 jiwa/km
Jumlah kelurahan yang ada di wilayah kecamatan Asemrowo sebanyak 3 kelurahan
Jumlah penduduk kel. kecamatan Asemrowo adalah : 48.359 Jiwa
L:24.384
P:23.975, Kegiatan musbangkel diadakan di masing-masing kelurahan 1 tahun 2 kali, Kelompok yang hadir dalam kegiatan musbangkel adalah : Ketua RT,RW,LPMK ,PKK,Karang taruna, Forum Anak dan Tokoh Masyarakat, Jumlah peserta yang ikut dalam penyelenggaraan Musrenbang Kecamatan adalah 166 orang di setiap kelurahan
L= 130
P:36, -
Langkah 3: - Adanya Adanya kesamaan akses dalam mendapatkan informasi terkait perencanaan pembangunan, Peran serta lembaga yang mengikuti kegiatan ini di dominasi laki -laki dibanding perempuan, Yang memiliki control dalam pelaksanaan musbangkel adalah lebih di dominasi oleh Peserta Laki-laki, Peserta musbangkel yang hadir bisa mengusulkan pembangunan prioritas diwilayahnya
Langkah 4: - Kurangnya sarana prasarana yang belum mendukung
- Adanya Usulan masyarakat belum tentu dapat diakomodir oleh Dinas terkait
Langkah 5: - Luas wilayah di kecamatan yang meliputi 3 kelurahan dengan jumlah penduduk yang cukup padat
- Adanya peserta musbangkel yang tidak bisa hadir karena ada kepentingan yang lebih prioritas - Pesimis akan usulan pembangunan tidak terakomudir oleh
dinas terkait
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Unsur masyarakat diwilayah kecamatan asemrowo khusunya Ketua RT,RW,LPMK,PKK,Karang Taruna, Forum Anak dan Tokoh Masyarakat |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Peningkatan partisipasi Jumlah lembaga terkait pelaksanaan Musyawarah Pembangunan Kelurahan
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
- Melakukan koordinasi dengan kelurahan untuk menjadwalkan kegiatan pra musbangkel
- Melaksanakan kegiatan musbangkel yaitu : merumuskan usulan pembangunan sarana dan prasarana di kelurahan dan usulam pemberdayaan masyarakat di
kelurahan
- Metode Pelaksanaan :
- - Memberikan pemahaman kepada pihak terkait tentang perencanaan pembangunan prioritas - Melakukan koordinasi dengan Ketua RT/RW/LPMK
: Koordinasi dengan OPD terkait
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 5340000
|