|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Benowo |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Romokalisari |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Romokalisari |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1. Tahun 2025 akan dilaksanakan sosialisasi permasalahan saluran dan pembangunan jalan paving baru kepada LPMK, RW, RT, KSH 2. Tahun 2025 akan dilaksanakan Sosialisasi terkait pentingnya pemeliharaan dan pembersihan saluran dan jalan paving baru |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Romokalisari,Indikator Kegiatan: Pemberdayaan Kelurahan,
Outcome Program: Sarana dan Prasarana pembangunan jalan paving baru dan saluran di Kelurahan Romokalisari dapat memberikan manfaat kepada masyarakat baik laki-laki maupun perempuan, arus transportasi menjadi lancar, indah dan bebas dari genangana/banjir,Impact: Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembnagunan jalan paving baru dan saluran di Kelurahan Romokalisari, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Penyusunan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dilaksanakan sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Nomor : 4 tahun 2019 tentang Pengarutamaan Gender dan Peraturan Walikota Nomor 43 tahun 2020 tetang Pengarusutamaan Gender untuk mencapai pembangunan di Kota Surabaya yang adil baik bagi laki-laki maupun perempuan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Pembangunan Sarana Prasarana berupa pembangunan jalan paving baru dan saluran dilaksanakan di Kelurahan Romokalisari karena kondisi saluran kurang lancar (tidak sesuai standar) diperlukan optimalisasi saluran pembuangan air dan pembangunan jalan paving baru, Jumlah Penduduk Kelurahan Romokalisari sebagai berikut : L: 1.808 orang P: 1.456 orang, Jumlah RT : L : 19 orang P : 2 orang, Jumlah RW : L : 4 orang P : 0 orang, Permasalahan terkait saluran air dan pembangunan jalan paving baru : • Masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan • Adanya sedimen yang menghambat aliran air • Belum adanya jadwal rutin terkait pembersihan saluran
Langkah 3: Warga baik laki-laki maupun perempuan memiliki akses yang sama terhadap jalan paving baru dan saluran air, Program Pembangunan jalan paving baru dan saluran lebih banyak dilakukan laki-laki dari pada perempuan, Pejabat struktural kelurahan yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini di dominasi laki-laki dari pada perempuan, Pembangunan jalan paving baru dan saluran dapat mencegah genangan/banjir, juga meningkatakan sarana transportasi dan mewujudkan lingkungan yang indah dan aman
Langkah 4: • Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang konsep Gender atau pembangun an responsif Gender. • Belum adanya jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air. • Monitoring saluran air belum optimal
Langkah 5: • Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara sarana dan prasanan jalan paving dan saluran • Adanya persepsi di masyarakat jika pembangunan sarana dan prasarana lebih sesuai dilaksanakan laki-laki dari pada perempuan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat/ warga Kelurahan Romokalisari |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
• Jumlah sarana dan prasarana kelurahan yang terbangun berupa pembangunan jalan paving dan saluran dapat meningkatkan sarana transportasi • Terpenuhinya sarana dan prasarana untuk Masyarakat di kelurahan Romokalisari yang Responsif Gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Sosialisasi terkait Permasalahan Saluran dan pembangunan jalan paving kepada LPMK, RW, RT, KSH 2. Sosialisasi terkait pentingnya pemeliharaan dan pembersihan saluran kepada LPMK, RW, RT, KSH
- Metode Pelaksanaan :
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1.979781485
|