|
PERANGKAT DAERAH
|
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia |
|
PROGRAM
|
Program Kepegawaian Daerah |
|
KEGIATAN
|
Mutasi dan Promosi ASN |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengelolaan Mutasi ASN |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Output:
1. Tersusunnya satu dokumen terkait pengelolaan mutasi ASN tahun 2025
2. Optimalnya data yang terintegrasi dalam aplikasi BKPSDM
3. Data pengelolaan mutasi ASN selalu up to date |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Meningkatnya kualitas administrasi kepegawaian yang lebih efektif dan efisien.,Indikator Kegiatan: Pengelolaan data mutasi ASN yang lebih transparan dan mudah diakses oleh ASN.,
Outcome Program: Peningkatan akurasi dan validitas data yang mendukung kebijakan strategis dalam manajemen ASN,Impact: Meningkatkan indeks profesionalitas ASN
Meningkatkan indeks pemberdayaan gender, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara , Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, Peraturan KemenPAN RB Nomor 25 Tahun 2021 tentang Penyederhanaan Struktur Organisasi pada Instansi Pemerintah untuk Penyederhanaan Birokrasi; Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional ; Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Mutasi ; Peraturan Walikota Nomor 91 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja BKPSDM Kota Surabaya ; ketersediaan ABK dan peta kebutuhan OPD dengan disesuaikan kondisi eksisting pegawai yang ada.
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah ASN per Desember 2023 = 13301
L = 5000
P = 8301
Data jumlah pegawai yang mutasi masuk tahun 2023
L = 4
P = 7
Total = 11
Data jumlah pegawai yang mutasi keluar tahun 2023
L = 2
P = 8
Total = 10
Total keseluruhan pegawai yang mutasi masuk dan keluar = 21, -, -, -, -
Langkah 3: Akses utama Pengelolaan Mutasi ASN oleh BKPSDM, Seluruh ASN baik laki - laki dan perempuan bisa mendapat kesempatan yang sama, Pejabat pengelolaan mutasi memberikan otorisasi mutasi, Hanya ASN yang memenuhi syarat
Langkah 4: 1. Stereotip gender dalam organisasi, seperti anggapan bahwa jabatan tertentu lebih cocok untuk laki-laki atau perempuan.
2. Keterbatasan pelatihan atau sosialisasi gender untuk pengambil keputusan.
Langkah 5: 1.Hasil nilai berdasarkan indikator yang sudah ditetapkan pihak eksternal/penilai (TIM jabatan tinggi pratama) dan Penilai kinerja aparatur sipil negara) pada kinerja pegawai ASN dapat berbeda pada setiap individu yang akan mempengaruhi mutasi ASN
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Menjamin kesetaraan gender dalam proses mutasi ASN dengan menekankan prinsip meritokrasi.
2.Meningkatkan representasi ASN laki-laki dan perempuan dalam berbagai jabatan tanpa diskriminasi.
3. Menghapus hambatan struktural dan sosial yang membatasi partisipasi setara.
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Memonitor dan mengevaluasi hasil mutasi berdasarkan data yang tersegmentasi gender untuk mendeteksi ketimpangan.
- Metode Pelaksanaan :
- METODE PELAKSANAAN :
Melaksanakan kegiatan pengelolaan mutasi ASN dengan penyiapan bahan mutasi bagi pegawai yang memenuhi kompetensi, kualifikasi jabatan dan persyaratan administrasi mutasi dengan analisa jabatan berdasarkan responsif gender.
Dana : APBD
Sarana dan Prasarana : Komputer, Printer, Toner, ATK, materai, Narasumber, tenaga administrasi, dll
Output :
1. Dokumen Keputusan Walikota Surabaya tentang Pengelolaan Mutasi ASN
2. Berkas pemrosesan pengelolaan mutasi ASN
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2024
-
Biaya Yang Diperlukan: 453701029
|