GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Wonocolo
PROGRAM Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dan Kelurahan
KEGIATAN Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi
SUB KEGIATAN Meningkatkan kapasitas Pokmas dan Ormas yang Melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER -Tersedianya sarana dan prasarana untuk kegiatan administrasi dan pengembangan organisasi -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Tetangga -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Rukun Warga (RW) -Tersedianya Biaya Operasional Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan - Tersedianya Pengadaan biaya operasional Balai RW - Tersedianya Pengadaan biaya operasional Balai RT - Tersedianya snack untuk menunjang kegiatan organisasi
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah pokmas dan ormas yang melaksanakan pemberdayaan,Indikator Kegiatan: Warga yang berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan Pemberdayaan Masyarakat, Outcome Program: Meningkatnya SDM perempuan melalui Kegiatan pengembangan keahlian,Impact: Banyak Perempuan menjadi lebih mandiri dalam meningkatkan perekenomian,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Peraturan Walikota Nomor 123 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah Penduduk Kelurahan Siwalankerto L: 8.611 P: 8.763 Pelaksana sub kegiatan L: 8.626 P: 8.785, • Jumlah RT tahun 2024: 58 Orang L : 49 orang P : 09 orang, • Jumlah RW tahun 2024 : 12 orang L : 12 orang P : 0 orang, Jumlah Ormas di Kelurahan : • KSH : 165 orang L : 0 P : 165, KSH : 165 orang L : 0 P : 165
    Langkah 3: Dalam hal berkegiatan di RT dan RW dapat diikuti oleh laki-laki dan perempuan, Lebih Banyak Perempuan yang mendominasi kegiatan daripada laki-laki dengan perbandingan, Masyarakat dapat hadir sesuai atas kehendak / inisiatif sendiri untuk mengikuti Kegiatan, Masyarakat menjadi memahami program kegiatan yang dilaksanakan oleh Kelurahan
    Langkah 4: • Masih adanya SDM di tingkat kelurahan yang belum memahami tentang konsep gender dan pentingnya kesetaraan dalam kehidupan sehari-hari seringkali menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan program-program terkait. Pemahaman yang kurang ini dapat mengakibatkan implementasi program tidak berjalan efektif dan tujuan yang diharapkan tidak tercapai. • Kurangnya jumlah SDM yang memadai dan berpotensi untuk mengimplementasikan program-program yang berkaitan dengan kesetaraan gender
    Langkah 5: Masih adanya pemahaman di masyarakat pola piker patriarki yang seringkali menghambat kemajuan kesetaraan gender. Pemahaman ini dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk pembagian peran dalam keluarga, peluang karir, dan akses terhadap pendidikan.
B. PENERIMA MANFAAT Pokmas, RW/RT/UMKM, Masyarakat Gamis, Poktan, Karang taruna, KIM, KSH, PKK
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Pendidikan dan sosialisasi dapat menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini. Dengan memberikan informasi yang tepat dan mendorong diskusi yang konstruktif, masyarakat dapat mulai memahami pentingnya kesetaraan gender dan bagaimana hal itu dapat meningkatkan kualitas hidup bagi semua orang. Selain itu, peran media dan tokoh masyarakat dalam menyuarakan isu-isu kesetaraan gender juga sangat penting untuk membentuk opini publik yang lebih inklusif dan adil. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kita bisa menuju ke arah masyarakat yang lebih egaliter, di mana semua individu, terlepas dari jenis kelamin, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi sesuai dengan potensi mereka.
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Pengadaan dan Pemasangan CCTV untuk Masyarakat (BALAI RW) dan Pengadaan Mesin Cuci Laundry Dan Pengering 2. Penyediaa Honorarium Ketua LPMK, RW dan RT 3. Pembayaran BOP Balai RT, RW ( PDAM dan Listrik) 4. Pelaksanaan Pelatihan dan untuk warga ) 5. Penyediaan biaya Tenaga Operasional
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Melakukan Pengusulan kegiatan lewat Musbangkel, berkoordinasi dengan RT, RW, LPMK serta OPD dalam melakukan pembinaan kepada warga
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 1034217563
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Wonocolo
Kota Surabaya
 
Muslich Hariadi S.Sos
NIP.