GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Sukolilo
PROGRAM Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan
KEGIATAN Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Keputih
SUB KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana
KINERJA RESPONSIF GENDER -
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: -,Indikator Kegiatan: -, Outcome Program: Meningkatkan akses informasi tentang Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan,Impact: Meningkatnya Penerima manfaat Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan di Kelurahan Keputih,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    a. Inpres nomor 9 tahun 2000 tentang pengarustamaan Gender dalam Pembangunan Nasional b. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2008 tentang pedoman umum pelaksanaan pengarustamaan Gender sebagai mana telah dirubah dengan peraturan Menteri dalam Negeri nomor 67 tahun 2011 tentang pedoman umum pelaksanaan Pengarustamaan Gender di daerah. c. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur nomor 9 tahun 2019 tentang Pengarustamaan Gender di daerah d. Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 66 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan Pengarustamaan Gender dalam pembangunanProvinsi Jawa Timur e. Peraturan Daerah Kota Surabaya nomor 4 tahun 2019 tentang PengarustamaanGender f. Peraturan Walikota Surabaya nomor 43 Tahun 2020 tentang pedoman Pengarustamaan Gender dalam pembangunan Daerah Kota Surabaya.
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: kelurahan Keputih, Alamat : Jl. Keputih Tegal No.25 Surabaya, Luas Wilayah : + 1.446 Ha, 1. JumlahKepalaKeluarga : 6.314 KK 2. JumlahPendudukMenurutJenisKelamin JumlahPenduduk : 19.435Orang a. Laki-Laki : 8.725 Orang b. Perempuan : 10.712 Orang, a. Laki-Laki : 8.725 Orang b. Perempuan : 10.712 Orang 2. Jumlah : 19.435Orang
    Langkah 3: Adanya kesamaan kesempatan menerima informasi tentang pembangunan sarana dan prasaran kelurahan Keputih. Namun jumlah penerima informasi perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Dengan perbandingan Laki-laki Perempuan, Proporsi jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel di kelurahan Keputih lebih banyak laki-laki dari pada perempuan dengan presentase laki-laki, Proporsi pejabat yang melakukan pengawasan terhadap kegiatan ini didominasi perempuan, Proporsi Warga laki-laki yang mendapatkan Manfaat pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Keputihlebih tinggi dari perempuan
    Langkah 4: Tidak semua SDM dalam OPD paham tentang Konsep Gender atau Pembangunan responsif Gender. Kurang tersedianya sarana prasarana untuk mendukung kesetaraan Gender.
    Langkah 5: Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah tanggung jawab laki-laki. Adanya anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan domestik.
B. PENERIMA MANFAAT Masyarakat Kelurahan Keputih
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan Pemenuhan Pembangunan sarana dan prasarana kelurahan baik laki-laki maupun perempuan. Meningkatkan kapasitas dan kapabiitas dalam pemenuhan pembangunan sarana dan prasarana masyarakat dengan mengakomodir responsive gender
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      • Monitoring Kondisi Jalan • Monitoring Infrastruktur Kawasan Kelurahan • Monitoring Pedangang Kaki Lima • Monitoring Saluran • Monitoring Kegiatan Rumah Pompa • Monitoring Pembangunan Permukiman serta Kependudukan • Monitoring Tanah Aset Pemkot Surabaya 1. Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 2 m dan Saluran 30/40 dengan Cover 2. Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 2 m dan Saluran 30/40 dengan Cover RT 03 RW 03) 3. Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 2 m dan Saluran 30/40 dengan Cover Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 2 m dan Saluran 30/40 dengan Cover 4. Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 2 m dan Saluran 30/40 dengan Cover
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Proporsi jumlah warga yang hadir dalam kegiatan musbangkel lebih banyak laki-laki daripada perempuan dengan presentase Laki-laki (80%) Perempuan (20%).
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 2.144389604
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Sukolilo
Kota Surabaya
 
Mohammad Zul Chaidir, S.ST, M.M.
NIP.