GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Gayungan
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Dukuh Menanggal
SUB KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang Terbangun 6 lokasi
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Sarana dan Prasarana yang terbangun,Indikator Kegiatan: Kebutuhan Sarana dan Prasarana yang dibangun, Outcome Program: Terlaksananya pembangunan sarana dan Prasarana kelurahan,Impact: Seluruh warga kelurahan Dukuh menanggal dapat memanfaatkan Sarana dan Prasarana yang terbangun,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Peraturan Walikota Nomor 123 Tahun 2024, tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan.
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Dukuh Menanggal, Jumlah penduduk Kelurahan Dukuh Menanggal 8.303 (data DKB semester I 2025), Jumlah ketua LPMK : 1, Jumlah ketua RW : 9, Jumlah ketua RT : 31, Jumlah pokmas : 2
    Langkah 3: Adanya kesamaan pemenuhan kebutuhan pengadaan sarana dan prasarana dalam menunjang kinerja Organisasi., Semua masyarakat baik laki – laki dan perempuan mendapatkan proporsi yang sama dalam menggunakan fasilitas balai RW., Yang memiliki kontrol dalam mengambil keputusan didominasi oleh kaum laki – laki dalam proses pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana lingkungan., Menunjang kegiatan kinerja organisasi yang berkesinambungan.
    Langkah 4: Keterbatasan tenaga perempuan sebagai petugas yang hanya mendukung tugas administrasi dan kurang adanya rasa kepedulian terhadap fasilitas sarana dan prasarana.
    Langkah 5: - Adanya anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa pembangunan sarana prasarana adalah sepenuhnya tanggung jawab laki - laki. - Adanya persepsi yang ada di masyarakat bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan rumah tangga.
B. PENERIMA MANFAAT Memenuhi kebutuhan yang ada, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, serta mendukung pemerataan pembangunan.
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Peningkatan kualitas hidup warga kota, penataan lingkungan hidup, pelestarian budaya, serta pengembangan ekonomi yang kreatif dan inklusif.
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      - Meningkatkan peran serta masyarakat di wilayah Kelurahan Dukuh Menanggal yang Responsif Gender. - Sosialisasi padat karya, pencegahan banjir, Pengerukan saluran, penerangan Jalan.
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Swakelola Tipe IV
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 1711607197
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Gayungan
Kota Surabaya
 
Agus Tjahyono S.STP, M.Si
NIP.