|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tenggilis Mejoyo |
|
PROGRAM
|
Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan Sub Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Kutisari |
|
SUB KEGIATAN
|
Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Kutisari |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Tercapainya Pembangunan fasilitas-fasilitas yang menunjang dalam pencegahan dan penanggulangan banjir di wilayah Kel. Kutisari |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Berkurangnya titik genangan air sehingga mengurangi beban kerja perempuan dalam pencegahab dan penanggulangan banjir,Indikator Kegiatan: Realisasi capaian output Sub Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana kelurahan tahun 2024 adalah sebesar 48,28%,
Outcome Program: Berkurangnya genangan air di wilayah kel.kutisari,Impact: Sumbangsih pada SDGs ni. 5 (kesetaraan gender/perempuan diringankan bebannya) SDGs11 (ketahanan kota), |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a) Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 050-3780 Tahun 2020 Tentang Hasil Verifikasi dan validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah
b) Peraturan Walikota Nomor 28 Tahun 2023 perubahan kedua atas peraturan Walikota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di kelurahan dan
c) Peraturan Walikota No. 94 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Kecamatan dan Kelurahan kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Frekuensi Banjir/genangan yang sering terjadi saat hujan lebat
Kondisi fisik Yang mendapat beban paling banyak saat membersihkan rumah dan selokan ketika terjadi genangan adalah Laki-laki,Yang Juga Dirugikan ketika terjadi genangan air/banjir adalah anak-anak tidak bisa beraktivitas, -, -, -, -
Langkah 3: Adanya kesamaan akses dalam mendapatkan informasi terkait pemahaman membersihkan rumah dan selokan ketika terjadi genangan, Namun yang lebih banyak hadir dalam kegiatan sosialisasi adalah Perempuan, Yang memiliki control dalam pengambilan keputusan didominasi oleh laki-laki, Perempuan Juga Menerima Manfaat terkait pembangunan fisik pencegahan banjir (gorong-gorong, box culvert, drainase, pengerukan saluran)
Langkah 4: A) Belum banyak perempuan yang terlibat dalam musbangkel; B) Pembersihan Selokan dan rumah pada saat terjadi genangan
Langkah 5: Adanya anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa pembangunan sarana dan prasarana adalah sepenuhnya tanggung jawab laki-laki; Adanya peran perempuan di masyarakat bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan rumah tangga
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Tercapainya Pembanguna fasilitas-fasilitas yang menunjang dalam pencegahan dan penanggulangan banjir di wilayah kel. kutisari |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Peningkatan kapasitas dan kapabilitas dalam pemenuhan sarana dan prasarana warga masyarakat Kelurahan Kutisari dengan memberdayakan potensi dan sumber daya yang ada dengan lebih responsive gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
A) Meningkatkan Peran Laki-laki dan perempuan dalam penanganan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan di wilayah Kelurahan Kutisari; B) Sosialisasi padat karya, pencegahan banjir, kebersihan lingkungan pembangunan jalan paving dan saluran uditch dll ; C) Pengerukan saluran, Kerja Bakti, Pengadaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh warga masyarakat.
- Metode Pelaksanaan :
- Sosialisasi padat karya, pencegahan banjir, kebersihan lingkungan pembangunan jalan paving dan saluran uditch dll
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 3029659211
|