GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
PROGRAM Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat
KEGIATAN Penyediaan dan Penyaluran Pangan Pokok atau Pangan Lainnya sesuai dengan Kebutuhan Daerah Kabupaten/Kota dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan
SUB KEGIATAN Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan Pokok Strategis
KINERJA RESPONSIF GENDER (1) Tersusunnya Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan, (2) Tersusunnya Laporan Neraca Bahan Makanan, (3) Tersusunnya Laporan Pola Pangan Harapan, (4) Tersusunnya Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah koordinasi dan sinkronisasi pemantauan stok pangan, pasokan pangan dan harga pangan Pokok Strategis (15 Laporan),Indikator Kegiatan: Jumlah jenis pemantauan stok, pasokan dan harga pangan (4 jenis), Outcome Program: Indeks Kecukupan Pangan Pokok (1,25),Impact: -,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Peraturan Walikota Nomor 78 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Jumlah Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya Laporan yang disusun dalam rangka Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan Pokok Strategis, terdiri dari: (1) Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan, (2) Laporan Neraca Bahan Makanan, (3) Laporan Pola Pangan Harapan, (4) Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), Data Kuantitatif Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan Pokok Strategis bertujuan untuk melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan agar terpantau stok dan pasokan serta stabilitas harga pangan. Dalam sub kegiatan ini juga akan dilakukan penyiapan data dan informasi terkait pangan berupa penyusunan Laporan Neraca Bahan Makanan, Laporan Pola Pangan Harapan, dan Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)., DATA TERPILAH: 1. Jumlah Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya L: 23 orang (88,46%) P: 3 orang (11,54%), -, -
    Langkah 3: 1. Isu gender belum menjadi dasar untuk menentukan pemilihan Pejabat Pengampu Pelaksana Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan Pokok Strategis 2. Kurangnya komitmen petugas survei ketersediaan dan harga komoditas pangan dalam mengumpulkan data tepat waktu sesuai kesepakatan, Proporsi yang Petugas Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya, laki-laki sebanyak 23 orang (88,46%), dan perempuan sebanyak 3 orang (11,54%), Pejabat pengampu kegiatan - Eselon II P: 1 orang /laki-laki/perempuan - Eselon III P: 1 orang, (1) Melakukan monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan untuk memantau pasokan dan harga bahan pangan di pasar tradisional (2) Mengetahui kondisi ketersediaan pangan, melalui penyusunan Laporan Neraca Bahan Makanan (3) Mengetahui keragaman konsumsi pangan masyarakat di kota Surabaya, melalui penyusunan Laporan Pola Pangan Harapan (4) Mengetahui kondisi ketahanan dan kerentanan pangan di Kota Surabaya melalui penyusunan Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA), juga sebagai alat pengambilan keputusan dalam intervensi untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan
    Langkah 4: 1. Isu gender belum menjadi dasar untuk menentukan pemilihan Pejabat Pengampu Pelaksana Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantauan Stok, Pasokan dan Harga Pangan Pokok Strategis 2. Kurangnya komitmen petugas survei ketersediaan dan harga komoditas pangan dalam mengumpulkan data tepat waktu sesuai kesepakatan
    Langkah 5: 1. Bahwa terdapat asumsi masyarakat untuk kegiatan Survei Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya lazimnya pesertanya adalah laki-laki 2. Kurangnya kesadaran responden (pedagang pasar) agar memberikan data yang valid kepada petugas survei
B. PENERIMA MANFAAT a. Perangkat Daerah / Instansi terkait (Perum BULOG Kantor Cabang Surabaya, Badan Pusat Statistik Kota Surabaya dan lain-lain) b. PD. Pasar Surya Surabaya c. Pelaku usaha/pedagang/distributor d. Masyarakat
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan peran DKPP sebagai PD yang melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan di Kota Surabaya. Penyusunan Laporan Monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan setiap bulan.
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Penyusunan Laporan Monitoring Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya 2. Penyusunan Laporan Neraca Bahan Makanan, 3. Penyusunan Laporan Pola Pangan Harapan, 4. Penyusunan Laporan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA)
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Kegiatan Monitoring Ketersediaan dan Harga Komoditas Pangan di Kota Surabaya dilakukan melalui survey di 20 pasar tradisional dan distributor, pengumpulan data/survei dilaksanakan dengan bantuan 26 orang petugas survei yang terdiri dari 23 petugas laki-laki dan 3 petugas perempuan.
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 741032446
 
Mengetahui,
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Kota Surabaya
 
Ir. Antiek Sugiharti, M.Si
NIP.