|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Tambaksari |
|
PROGRAM
|
Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan |
|
KEGIATAN
|
Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Gading |
|
SUB KEGIATAN
|
Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Gading |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
Terlaksananya pembangunan saluran pembuangan air kotor baru |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun,Indikator Kegiatan: 1.Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya
2.Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi,
Outcome Program: -Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun
Indikator Program:
-Jumlah kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya
-Jumlah kelurahan yang melaksanakan musbangkel berdasarkan konsep inovasi,Impact: Maksut dan tujuan dari kegiatan tersebut
-Meningkatnya kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
-Terpenuhinya sarana dan prasarana yang terbangun berupa Optimalisasi saluran pembuangan air kotor, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Pembangunan Masyarakat terpenuhi melalui Pemenuhan Sarana dan Prasarana Pembangunan Masyarakat Aktivitas Ekonomi Masyarakat di Wilayah Kelurahan Gading dengan Fasilitas/Penunjang
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: -Terselenggaranya tata Kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif dan inovatif
-Pemenuhan dan perbaikan sarana prasarana umum berupa Saluran Pembuangan Air Kotor dilaksanakan karena kondisi di Kelurahan Gading sering terjadi genangan air, kurang layak dan kurang lancar (tidak sesuai standar)., Jumlah Penduduk Kelurahan Gading: L : 15216 jiwa P : 15546 jiwa, Jumlah RT tahun 2025: L : 72 orang P : 6 orang, Permasalahan terkait saluran pembuangan air kotor:
a. Saluran sempit
b. Kurang disiplinnya warga masih adanya yang membuang sampah sembarangan
c. Adanya sedimen yang menghambat aliran, List Sarpras yang dibutuhkan a. Sarana dan Prasarana RT dan RW baik laki – laki maupun Perempuan untuk peningkatan kualitas peningkatan
Langkah 3: Warga memiliki akses pembuangan air kotor ke saluran sekunder, Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor, Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder, Apabila saluran air berfungsi optimal, maka dapat mencegah terjadinya banjir dan wabah penyakit
Langkah 4: -Monitoring saluran air belum optimal.
-Terbatasnya SDM
-Diperlukan adanya persamaan persepsi oleh seluruh warga terdampak
Langkah 5: -Masih adanya warga yang membuang sampah sembarangan
-Minimnya kesadaran terhadap kesehatan sanitasi
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Tokoh masyarakat, tokoh agama, LPMK, W, RT Karang Taruna, PKK, Kader dan Kelompok /Organisasi Masyarakat yang lain yang ada di wilayah Kelurahan Gading |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
-Meningkatnya kualitas pelayanan publik yang efektif dan inovatif
-Terpenuhinya sarana dan prasarana yang terbangun berupa Optimalisasi saluran pembuangan air kotor
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
-Meningkatkan peran laki laki dan perempuan dalam penanganan sarana dan prasarana
-Pembangunan saluran pembuangan air kotor dan sosialisasi terkait permasalahan saluran pembuangan air kotor pada warga
- Metode Pelaksanaan :
- Sumber pendanaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Surabaya Tahun Anggaran 2025 Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Di Kelurahan
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1839164937
|