|
PERANGKAT DAERAH
|
Kecamatan Sawahan |
|
PROGRAM
|
Program Pemberdayaan kelurahan Petemon |
|
KEGIATAN
|
Kegiatan Pemberdayaan kelurahan PETEMON |
|
SUB KEGIATAN
|
Pemberdayaan Pemberdayaan kelurahan PETEMON |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
. Lancarnya kegiatan di Balai RW dan RT
- Terlaksananya Pelatihan Kelompok Usaha menjahit dan Pembuatan Kue, Bimbingan teknis untuk peserta pelatihan digital markering
- Terwujudnya barang-barang di Balai RW untuk menunjang pelayann kepada masyarakat
- Terbayarnya honorarium Ketua LPMK, RW,RT
- Terbayarnya tagihan listrik, air di Balai RW |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: - Jumlah pokmas yang melaksanakan pemberdayaan masyarakat,Indikator Kegiatan: - Jumlah Kelurahan yang dikembangkan potensi wilayahnya,
Outcome Program: 1. Terdapat kelompok usaha yang berhasil mengikuti bimtek menjahit yang dikiuti 30 orang
2. Terdapat kelompok usaha yang berhasil mengikuti bimtek pembuatan kue yang diikuti 50 orang
3. Terdapat kelompok usaha yang berhasil mengikuti bimtek digital marketing yang diikuti
80 orang,Impact: Jumlah kelompok usaha yang terbentuk dan bimtek yang diikuti, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
Peraturan Walikota Nomor 123 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Data pembuka wawasan
Jumlah penduduk
35.760 orang
terdiri dari
Laki-laki = 17.480 orang
Perempuan = 18.280 orang, Jumlah RT sebanyak123 terdiri
dari laki-laki = 102orang
Perempuan = 21 orang, Jumlah RW 18 terdiri
dari laki- laki = 17 orang
Perempuan = 1 orang, Jumlah Gamis 635 orang terdiri dari
Laki-laki = 323 orang
Perempuan = 312 orang, Jumlah Gamis 635 orang terdiri dari
Laki-laki =
323 orang
Perempuan
= 312
orang
Langkah 3: semua kegiatan RT& RW dapat diakses oleh Laki-laki maupun Perempuan, Dalam hal berkegiatan di RT& RW , laki-laki lebih banyak jumlahnya dibandingkan perempuan, Masyarakat baik Laki-laki maupun Perempuan hadir atas kehendak sendiri, Kegiatan RT & RW banyak diterima manfaatnya
oleh laki-laki
Langkah 4: Kurangnya pemahaman SDM Kelurahan terhadap kesetaraan Gender
Langkah 5: 1. Pokmas / Ormas yang telah memiliki pekerjaan tidak dapat terlibat dalam pelatihan
2. Pokmas/ Ormas sulit menentukan jadwal pelatihan
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Belum adanya Pemberdayaan kelurahan Petemon |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Mengembangkan Pokmas/Ormas yang melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan dengan melaksanakanprogram pelatihan
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
Pembentukan kelompok usaha menjahit
2. Pembentukan kelompok usaha pembuatan kue
3. Bimbingan teknis untuk peserta pelatihan digital markering
- Metode Pelaksanaan :
- Terlaksananya Pelatihan Kelompok Usaha menjahit dan Pembuatan Kue, bimtek digital marketing
-Koordinasi dengan OPD terkait dan transfer bank (payroll) untuk pembayaran BOP untuk ketua pokmas dan balai RW dan RT
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1105002356
|