GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Wiyung
PROGRAM • Memberikan pelayanan yang terbaik dengan peningkatan SDM yang lebih profesional. • Pemberdayaan Masyarakat di segala bidang guna meningkatkan taraf hidup dan kehidupan bernegara. • Mewujudkan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan turut berpartisipasi dalam pembangunan”
KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Wiyung
SUB KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan Wiyung
KINERJA RESPONSIF GENDER PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Pokmas yang melaksanakan Pembangunan Sarana dan prasarana Kelurahan,Indikator Kegiatan: Jumlah Kegiatan Pembangunan Sarana dan prasarana Kelurahan yang dilakukan, Outcome Program: Banjir yang ada di Kelurahan Wiyung frekuensinya berkurang dan lebih cepat surut sehingga mengurangi beban perempuan,Impact: Tidak ada lagi banjir di Kelurahan Wiyung,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    1. Perwali Surabaya No.68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana & Prasarana Kelurahan 2. Perwali Surabaya No.68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana & Prasarana Kelurahan 3. Perwali Surabaya No.28 Tahun 2023 Tentang Perubahan ke 2 atas Perwali Surabaya No. 68 Tahun 2019 4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Daerah. 5. Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengawasan Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender untuk Pemerintah Daerah
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Subkegiatan ini memiliki dasar hukum Perwali 28 tahun 2023 Perubahan Kedua Atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 68 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kegiatan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Kelurahan Dan Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan. Data terpilah pada subkegiatan ini dapat disajikan sebagai berikut: a. Jumlah Penduduk Kelurahan Wiyung: L : 9516 orang & P : 9.588 orang b. Jumlah RT tahun 2024: L : 38 orang & P : 1 orang c. Jumlah RW tahun 2024: L : 9 orang & P : 0 orang d. Jumlah Pokmas di Kelurahan Wiyung: - Pokmas Pembangunan: 1 Kelompok, L: 4 P: 1 Pokmas Permakanan: 1 Kelompok, L: 1 P: 1 Isu gender internal yang terjadi pada subkegiatan ini adalah Tidak semua SOM Pokmas memahami pentingnya konsep keadilan gender, sedangkan isu eksternalnya adalah adanya Budaya atau stereotip tertentu yang mengasumsikan bahwa kegiatan pembangunan lebih identik dengan Iaki- laki, sehingga dominasi keanggotaan didalam Pokmas adalah laki-laki., Frekuensi banjir yang sering terjadi di musim hujan, Yang terbebani dalam membersihkan rumah ketika banjir terjadi adalah Perempuan, Yang juga dirugikan ketika banjir terjadi adalah anak- anak tidak bisa beraktivitas, Apa saja yang dilakukan untuk pencegahan banjir?
    Langkah 3: Adanya kesamaan akses dalam mendapatkan informasi terkait pemahaman membersihkan rumah ketika banjir, Ketika penanganan banjir adalah perempuan dalam hal kerja bakti membersihkan rumah, yang memiliki control dalam pengambilan keputusan didominası oleh laki-laki, Perempuan dan anak-anak juga menerima manfaat terkait pembangunan fisik pencegahan banjir (gorong- gorong, box culvert, drainase, pengerukan
    Langkah 4: Faktor Kesenjangan Internal : Sejauh ini PokmaS Wiyung Bangkit hanya diisi oleh satu Perempuan itupun hanya pada bagian Bendahzlrâ. ASN dan Non ASN di Kelurahan untuk bagian Pembangun an tidak ada Perempuan.
    Langkah 5: • Adanya persepsi masyarakat bahwa pembangunan Sarana dan Prasarana adalah tanggung jawab laki-laki. • Adanya anggapan bahwa perempuan lebih cocok menangani pekerjaan domestik
B. PENERIMA MANFAAT Meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap inovasi pengembangan wilayah dan layanan ketentraman dan ketertiban umum
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Meningkatkan Pemenuhan pembangunan sarana prasarana Wilayah dan pemberdayaan masyarakat yang lebih responsive gender
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      Meningkatkan peran Iakİ-lakİ dalam penanganan banjir: • Pengerukan saluran • Sosialisasi pencegahan banjir mengundang lebih banyak laki-laki Kerja bakti lingkungan dengan kesadaran warga bahwa banjir merugikan banyak hal • Kerja bakti lingkungan dengan kesadaran warga bahwa banjir merugikan banyak hal.
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Swakelola
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 2912278870
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Wiyung
Kota Surabaya
 
Budiono, S.Pd, M.M
NIP.