|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata |
|
PROGRAM
|
PROGRAM PENGEMBANGAN KESENIAN TRADISIONAL |
|
KEGIATAN
|
Pembinaan Kesenian yang Masyarakat Pelakunya dalam Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
1. Melakukan sosialisasi dan promosi kegiatan dengan lebih masif dan terbuka bagi laki-laki maupun perempuan
2. Memberikan pemahaman bahwa kesenian adalah hak bagi setiap orang baik laki-laki maupun perempuan
3. Membuka pendaftaran online yang terbuka untuk semua tanpa memandang laki- laki atau perempuan |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: .,Indikator Kegiatan: .,
Outcome Program: Terciptanya masyarakat yang berkarakter berbasis pada nilai-nilai budaya,Impact: ., |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
1. Undang-undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan maka Pemerintah Daerah
2. Perwali 85 tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olah Raga Serta Pariwisata Kota Surabaya
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah peserta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional Kota Surabaya :
L : 221
P : 744, Kriteria peserta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional :
- ber KTP Surabaya/ berdomisili Surabaya, Informasi tentang peserta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional dapat diakses melalui media sosial / kantor Disbudporapar/ Tourism Information Center, Jumlah kelas Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional sebanyak 40 kelas terdiri dari 13 kelas Rumah Kreatif dan 27 kelas Kampung Kreatif, .
Langkah 3: Baik laki-laki maupun perempuan mendapat akses informasi secara seimbang melalui media sosial pada sub-kegiatan ini, Yang mendaftar sebagai peserta Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional banyak didominasi perempuan, Pengontrol Sub Kegiatan ini adalah kepala bidang Kebudayaan, Dengan adanya Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional memberikan kesempatan kepada warga Surabaya yang berminat untuk memiliki kemampuan dalam bidang kesenian secara gratis serta sebagai upaya pelestarian seni budaya tradisional.
Langkah 4: - Belum ada upaya memberikan pemahaman bahwa kesenian dapat dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan
Langkah 5: - Masih ada anggapan kuat di masyarakat bahwa kesenian khususnya tari adalah hal yang lebih pas dilakukan oleh perempuan dibandingkan dengan laki-laki
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Masyarakat Kota Surabaya |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
Meningkatkan Sumber Daya Manusia dan melestarikan Kesenian Tradisional di Masyarakat Surabaya yang berkesetaraan gender
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1.Melakukan sosialisasi dan promosi kegiatan dengan lebih masif dan terbuka bagi laki-laki maupun perempuan
2. Memberikan pemahaman bahwa kesenian adalah hak bagi setiap orang baik laki-laki maupun perempuan
3. Membuka pendaftaran online yang terbuka untuk semua tanpa memandang laki- laki atau perempuan
- Metode Pelaksanaan :
- 1. Pelatihan seni di Rumah Kreatif dan Kampung Kreatif sebanyak 40 kelas, terdiri dari 13 kelas Rumah Kreatif dan 27 kelas Kampung Kreatif
2. Tampilan Kesenian hasil pelatihan Rumah Kreatif dan Kampung Kreatif
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 1350224295
|