|
PERANGKAT DAERAH
|
Dinas Kesehatan |
|
PROGRAM
|
Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) |
|
KEGIATAN
|
Penyediaan Layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP Rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota |
|
SUB KEGIATAN
|
Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi |
|
KINERJA RESPONSIF GENDER
|
• Menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah gratis di fasilitas kesehatan, sekolah, kantor, swasta dan organisasi Masyarakat
• Melakukan kunjungan rumah untuk kelompok rentan seperti lansia dan pasien dengan keterbatasan mobilitas.
• Mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola makan sehat, seperti diet rendah garam,rendah gula dan tinggi serat, melalui lokakarya, pelatihan memasak, atau pedoman berbasis komunitas
• Pelaksanaan monitoring dan evaluasi |
|
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
|
Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Penderita Hipertensi yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar,Indikator Kegiatan: Jumlah lembaga yang melaksanakan pembinaan terpadu Penyakit Tidak Menular (bindu PTM),
Outcome Program: Peningkatan kesadaran masyarakat tentang risiko hipertensi dan pentingnya pencegahan.,Impact: Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular, |
|
A. LATAR BELAKANG
|
-
Dasar Hukum :
a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan
-
Gambaran Umum :
Langkah 2: Jumlah penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurung waktu 1 tahun,pada bulan januari sampai juli tahun 2024 adalah sebanyak 425.517 dengan rincian laki-laki sebanyak 165.361 dan perempuan sejumla 260.156, -, -, -, -
Langkah 3: Adanya kesamaan akses perempuan dan laki-laki terhadap pelayanan Puskesmas, Proporsi perempuan yang berkunjung ke puskesmas lebih besar dibandingkan laki-laki, Dinas Kesehatan Kota, Puskesmas, Tim P2PTM, Laki-laki dan perempuan mendapatkan manfaat yang sama untuk meningkatkan derajat kesehatannya
Langkah 4: 1. Banyak individu usia produktif tidak menyadari pentingnya untuk mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi
2. Beberapa pasien tidak mengikuti saran atau jadwal kontrol yang direkomendasikan, sehingga menghambat dalam pengelolaan kondisi dan untuk mencegah komplikasi penyakit mereka.
Langkah 5: Pengobatan tradisional atau cara-cara alami lebih diprioritaskan daripada pengobatan medis modern
|
|
B. PENERIMA MANFAAT
|
Penderita Hipertensi usia 15 tahun keatas mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar kurun waktu 1 tahun |
|
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
|
-
Tujuan Reformulasi:
1. Melakukan deteksi dini Hipertensi pada Masyarakat
2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko.
3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya
- Rencana Aksi
- Aktifitas :
1. Melakukan deteksi dini Hipertensi pada Masyarakat
2. Meningkatkan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko.
3. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam penanganan kesehatan jiwa di wilayahnya
- Metode Pelaksanaan :
- Skrining anak usia sekolah dengan kegiatan jirona dan bindi jirona (Jiwa, Rokok, Napza), Sosialisasi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Upaya Berhenti Merokok
- Jadwal :
Dilaksanakan pada tahun 2025
-
Biaya Yang Diperlukan: 133000000
|