GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
PROGRAM PROGRAM PEMEBRDAYAAN DAN PENGAWASAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN
KEGIATAN Perumusan Kebijakan Teknis dan Pemantapan Pelaksanaan Bidang Pemberdayaan dan Pengawasan Organisasi Kemasyarakatan
SUB KEGIATAN Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Pendaftaran Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing di Daerah
KINERJA RESPONSIF GENDER Adanaya Peningkatan partisipasi atau kehadiran peserta perempuan dan Pada Kegiatan Dialog Interaktif Ormas
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah laporan hasil Monitoring, evaluasi dan pelaporan di Bidang Pendaftaran Ormas, Pemberdayaan Ormas, Evaluasi dan Mediasi Sengketa Ormas, Pengawasan Ormas dan Ormas Asing Daerah,Indikator Kegiatan: Jumlah organisasi kemasyarakatan yang diawasi dan/atau diberdayakan, Outcome Program: Presentase Organisasi kemasyarakatan yang diawasi/diberdayakan,Impact: Tingkat partisipasi ormas yang responsif gender dalam menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    1. Peraturan Walikota Surabaya NO 93 Tahun 2021 Tantang Kedudukan, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Kemasyarakatan 3. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2016 tantang Pelaksanaan Undang-Undang No 17 Tahun 2013
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: 1. Junlah Penduduk Kota Surabaya 2. Jumlah Peserta Kegiatan Dialog Interaktif Ormas tahun 2024 3. Jumlah Ormas Kota Surabaya Tahun 2024 4. Pejabat Pengampu Kegiatan, L: 1.494.317 P:1.523.065, L: 48 P: 8, 263 Ormas, 1. Eselon II P: 1 L: 0 2. Eselon III P: 2 L: 1
    Langkah 3: Peserta sosialisasi pemahaman rumah ibadah Tahun 2024 diikuti oleh Organisasi Masayrakat, Lembaga, Yayasan di Kota Surabaya, Peserta yang menghadiri kegiatan Dialog inetraktif adalah perwakilan dari masing-masing yayasan, lembaga atau ormas yang ditunjuk/mewakili, Pejabat pengambil keputusan adalah Pejabat Pengampu Sub Kegiatan ini yakni Ketua Timkerja Fasilitasi Politik dan Organisasi Kemasayarakatan, Presentase kehadiran Dialog interaktif masih didominasi oelh peserta laki laki
    Langkah 4: Belum adanya pola untuk menghadirkan/keikutsertaan perempuan pada kegiatan Dialog Interaktif Organisasi Kemasyarakatan
    Langkah 5: - Bahwa keikutsertaan peserta pada kegiatan dialog interaktif ormas adalah berdasarkan perwakilan yang ditujuk oleh masing masing ormas, lembaga atau yayasan - Bahwa Kepengurusan Organisasi Masyarakat masih didominasi kaum laki laki dibanding perempuan
B. PENERIMA MANFAAT Ormas atau Lembaga Kota Surabaya
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    - Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan dialog interaktif Organisasi Masyarakat yang responsif gender di Kota Surabaya -Terlaksananya pengawasan Organisasi Masyarakat dan organisasi Masyarakat asing di Kota Surabaya
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      - Menyelenggarakan Kegiatan dialog interaktif, sosialisasi, seminar yang diikuti oleh Ormas atau lembaga yang tercatat di Kota Surabaya - Membuat Pola Undangan untuk meningkatkan Keikutsertaan peserta perempuan
    2. Metode Pelaksanaan :
      • sosialisasi, seminar dan dialog
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 84.368000
 
Mengetahui,
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Kota Surabaya
 
Tundjung Iswandaru, ST,MM
NIP.