GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
PROGRAM PROGRAM PENINGKATAN KEWASPADAAN NASIONAL DAN PENINGKATAN KUALITAS DAN FASILITASI PENANGANAN KONFLIK SOSIAL
KEGIATAN Perumusan Kebijakan Teknis dan Pelaksanaan Pemantapan Kewaspadaan Nasional
SUB KEGIATAN Pelaksanaan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Kewaspadaan Dini, Kerjasama Intelejen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan antar nagara, Fasilitasi Kelembagaan bidang Kewaspadaan , serta penanganan konflik di daerah
KINERJA RESPONSIF GENDER Adanya peningkatan partisispasi atau kehadiran peserta perempuan dan Pada Kegiatan Sosialisasi
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan di Bidang Kewaspadaan Dini Kerjasama Intelejen, Pemantauan Orang Asing, Tenaga Kerja Asing dan Lembaga Asing, Kewaspadaan Perbatasan Antar Negara, Fasilitasi Kelembagaan Bidang Kewaspadaan,Indikator Kegiatan: Jumlah Lembaga yang berkontribusi dalam Perumusan Teknis dan Pelaksanaan Pemantapan Kewaspadaan Nasional, Outcome Program: Presentase hasil pemantauan orang asing/tenaga kerja asing/lembaga asing yang ditindaklanjuti,Impact: Tingkat Partisipasi peserta sosialisasi yang responsif Gender guna mencegah terjadinya pelaggaran HAM di Kota Surabaya,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    - Peraturan Walikota Surabaya No 93 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Sususnan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya - Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: 1. Jumlah Penduduk Kota Surabaya Tahun 2024 2. Jumlah peserta Kegiatan Sosialisasi HAM Tahun 2024 berdasarkan jenis Kelamin 3. Pejabat Pengampu Kegiatan 4. Jumlah Pelaksanaan Kegiatan, L: 1.494.317 P: 1.523065, L: 86 P: 44, Eselon II P: 1 L: 0 Eselon II P: 2 L: 1, 2 kali kegiatan dalam 1 tahun
    Langkah 3: Persamaan peluang mendapatkan Infromasi tetapi masih ada pemahaman bahwa laki laki lebih didahulukan di banding perempuan, Peserta yang menghadiri kegiatan Sosialisasi HAM masih lebih banyak alki laki dibanding perempuan, Pejabat pengambil keputusan adalah Pejabat Pengampu Sub Kegiatan ini yakni Ketua Timkerja Kewaspadaan Dini dan Kerja Sama Intelejen, Presentase kehadiran dan wawasan pengetahuan dalam kegiatan Sosialisasi HAM belum seimbang anatara laki laki dan perempuan
    Langkah 4: Belum optimalnya Pelaksanaan kegiatan Responsif Gender
    Langkah 5: Budaya patriarki/stigma di masyarakat yang cenderung lebih percaya alki laki dalam pelaksanaan kegiatan
B. PENERIMA MANFAAT Pelajar SMP di Kota Surabaya
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    - Meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan Sosialisasi HAm - Meningkatkan Wawasan dan pengetahuan terkait penegakan HAM oleh peserta baik laki laki dan perempuan
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      Menyelenggarakab Kegiatan Sosialisasi HAM dengan mengususlkan keterlibatan/keikutsertaan perempuan
    2. Metode Pelaksanaan :
      • Sosialisasi
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 719.278210
 
Mengetahui,
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Kota Surabaya
 
Tundjung Iswandaru, ST,MM
NIP.