GENDER ACTION BUDGET (GAB)
KERANGKA ACUAN KERJA/TERM OF REFERENCE
SUB KEGITAN TA 2025

PERANGKAT DAERAH Kecamatan Simokerto
PROGRAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELURAHAN
KEGIATAN Pemberdayaan Kelurahan Sarana dan Prasarana Kel. Sidodadi
SUB KEGIATAN Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
KINERJA RESPONSIF GENDER 1. Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali
RENCANA CAPAIAN INDIKATOR KINERJA Indikator Sub Kegiatan: Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun sebanyak 10 titik,Indikator Kegiatan: 2. Terlaksananya Pembangunan saluran pembuangan air kotor baru, Outcome Program: Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun sebanyak 10 titik,Impact: 1. Sosialisasi dilaksanakan 3 bulan sekali 2. Terlaksananya Pembangunan saluran pembuangan air kotor baru,
A. LATAR BELAKANG
  1. Dasar Hukum :
    Pembangunan sarana dan Prasarana berupa Saluran Pembuangan Air Kotor dilakukan karena kondisi di lapangan kurang optimal sehingga menimbulkan genangan
  2. Gambaran Umum :
    Langkah 2: Rehabilitasi Balai RW dilakukan karena kondisinya perlu perbaikan, Jumlah Penduduk Kelurahan Sidodadi L: 6.388 orang P: 6.496 orang Jumlah KK di Kel.Sidodadi Th 2024 : 11.210 KK, Dengan meningkatnya jumlah penduduk di Kelurahan Sidodadi, diperlukan optimalisasi saluran pembuangan air kotor Jumlah RT tahun 2024 : L. : 38 orang P : 15 orang Jumlah RW tahun 2024 : L. : 6 orang P. : 1 orang, Peremasalahan terkait saluran pembuangan air kotor : • Eksisting saluran yang masih kecil,sehingga daya tampung yang kurang, Fasilitas pelayanan publik yang ada di Kelurahan : • Sarana Keagamaan • Sarana Kesehatan • Sarana Pendidikan Formal • Sarana Pariwisata • Sarana Industri dan Perdagangan
    Langkah 3: Warga memiliki akses untuk pengajuan saluran maupun jalan paving baru Balai RW memiliki akses dalam pengadaan sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas kegiatan masyarakat, Setiap warga memiliki saluran pembuangan air kotor, Warga tidak memiliki kewenangan untuk mengatur saluran sekunder, Apabila saluran air berfungsi normal,maka dapat mencegah banjir dan penyakit
    Langkah 4: - Belum adanya jadwal rutin untuk membersihkan saluran pembuangan air - Monitoring saluran air belum optimal. - Sesuai Analisis Beban Kerja (ABK)) terdapat kekurangan SDM
    Langkah 5: - Adanya Masyarakat yang membuang sampah sembarangan - Warga kurang memiliki kesadaran terhadap kebersihan dan sanitasi
B. PENERIMA MANFAAT Sarana Prasarana berupa saluran pembuangan air kotor dari rumah tangga ke saluran sekunder Rehabilitasi Bangunan Balai RW di wilayah Kelurahan Sidodadi
C. STRATEGI UNTUK MENCAPAI KINERJA
  1. Tujuan Reformulasi:
    Jumlah Sarana dan Prasarana Kelurahan yang terbangun berupa Optimalisasi Saluran Pembuangan Air Kotor
  2. Rencana Aksi
    1. Aktifitas :
      1. Sosialisasi terkait Permasalahan Saluran Pembuangan Air Kotor kepada Warga 2. Pembangunan Saluran Pembuangan Air Kotor
    2. Metode Pelaksanaan :
      • - Mengadakan Pemantauan terhadap saluran pembuangan air kotor dari rumah tangga ke saluran sekunder Rehabilitasi Bangunan Balai RW di wilayah Kelurahan Sidodadi
    3. Jadwal :
      Dilaksanakan pada tahun 2025
  3. Biaya Yang Diperlukan: 2728369191
 
Mengetahui,
Kepala Kecamatan Simokerto
Kota Surabaya
 
Noervita Amin, SH,M.Si
NIP.